FOTO: Banjir Bandang Terjang Mauponggo, 6 Korban Jiwa dan 4 Warga Hilang
Hingga Kamis (11/9/2025), enam orang dinyatakan meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Hingga Kamis (11/9/2025), enam orang dinyatakan meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Data terbaru juga mencatat tempat orang masih hilang dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi mengatakan tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat terus melakukan pencarian korban. Pada pukul 10.00 WITA, petugas berhasil menemukan jenazah seorang anak berusia 1,2 tahun, Archiles Agustinus Busa Jago, di belakang Kantor Desa Sawu.Korban tewas lainnya adalah Eligius Sopi Bela (35), Francelina Meli Boa (60), Maria Kondriani F. Nua (6 bulan), dan Agustinus Lena (56). Sementara korban hilang antara lain Mariano Tom Busa Jago (29), Sebastiana So’o (42), dan anaknya Desiderius Geraldi Jo (1,2 tahun).
Banjir bandang yang terjadi pada Senin (08/09/2025) ini juga merusak 37 rumah dan 66 bidang lahan pertanian. Infrastruktur lumpuh dengan 16 ruas jalan tertutup material, 6 jembatan putus, listrik padam di 6 desa, jaringan air bersih terputus, serta sinyal seluler hilang di 15 desa.Sebanyak 37 KK kini mengungsi tanpa tenda darurat. Posko Komando Darurat telah didirikan di Kantor Camat Mauponggo, lengkap dengan dapur umum dan bantuan logistik dari berbagai pihak.“Masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan dapat langsung ke Posko Siaga Bencana. Kebutuhan mendesak saat ini berupa pakaian layak pakai, selimut, kasur, sembako, dan air bersih,” ujar Kapolres.