18 Desa Terisolir Akibat Banjir Bandang di Nagekeo NTT, Tiga Warga Meninggal dan Lima Belum Ditemukan

Belasan desa di Kecamatan Mauponggo itu belum bisa dijangkau dan masih terisolasi akibat terputusnya akses jalan, jaringan listrik dan sinyal komunikasi.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
18 Desa Terisolir Akibat Banjir Bandang di Nagekeo NTT, Tiga Warga Meninggal dan Lima Belum Ditemukan
18 Desa Terisolir Akibat Banjir Bandang di Nagekeo NTT, Tiga Warga Meninggal dan Lima Belum Ditemukan (Merdeka.com)

Banjir bandang menerjang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (8/9). Hingga Rabu (10/9), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 18 desa di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, NTT masih terisolir akibat banjir bandang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan belasan desa di Kecamatan Mauponggo itu belum bisa dijangkau dan masih terisolasi akibat terputusnya akses jalan, jaringan listrik dan sinyal komunikasi.

"Tim gabungan pun harus bertarung dengan waktu, dalam kondisi cuaca tak menentu ini mereka masih melangsungkan operasi pencarian terhadap lima orang warga yang hingga kini masih dinyatakan hilang," kata Abdul di Jakarta, Rabu (10/9).

Pusdalops BNPB mengonfirmasi saat ini sedikitnya ada 30 orang warga korban banjir menempati pos pengungsian yang didirikan petugas di Mauponggo.

Menurut Abdul, untuk mendukung kebutuhan warga BPBD NTT menyiapkan bantuan logistik meliputi selimut, matras, hygiene kit, peralatan masak, kasur lipat, serta makanan siap saji yang mulai disalurkan melalui jalur laut pada Kamis (11/9) besok.

Sebelumnya dilaporkan banjir bandang yang dipicu cuaca buruk hujan berintensitas sangat deras menerjang di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, pada Senin (8/9).

Sebanyak tiga orang meninggal dunia, dua orang luka-luka, dan empat lainnya hilang dalam pencarian akibat banjir bandang ini.

Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan material berupa satu rumah hanyut, dua kantor pemerintahan terdampak, tiga ruas jalan tertutup longsor, dua jembatan rusak, serta lahan sawah, perkebunan, dan ternak yang ikut terendam.

Sebagaimana prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di Nagekeo hingga Kamis (11/9).

Rekomendasi