Fakta Unik: Gubernur Sulteng Sebut Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Implementasi Perintah Nabi Muhammad SAW
Gubernur Sulteng Anwar Hafid meyakini Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto adalah implementasi perintah Nabi Muhammad SAW, membawa keberkahan bagi bangsa.
Palu, Sulawesi Tengah – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid mengungkapkan keyakinannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, program ini merupakan perwujudan dari salah satu perintah Nabi Muhammad SAW saat membangun Kota Madinah. Pernyataan ini disampaikan Anwar Hafid ketika menerima kunjungan Badan Gizi Nasional di Kota Palu pada Kamis, 26 September.
Anwar Hafid secara lugas menyatakan, “Di mana-mana saya sampaikan, bahwa bapak presiden ini sebetulnya melaksanakan salah satu perintah Nabi Besar Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam.” Beliau menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar program sosial biasa, melainkan memiliki landasan spiritual yang kuat. Program ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang luas bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Keterkaitan Program Makan Bergizi Gratis dengan ajaran Nabi Muhammad SAW dijelaskan melalui Deklarasi Madinah. Deklarasi bersejarah tersebut disampaikan oleh Rasulullah SAW ketika tiba di Madinah, yang berisi empat pilar utama pembangunan peradaban. Pilar-pilar ini menjadi fondasi bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis dan Empat Pilar Deklarasi Madinah
Gubernur Anwar Hafid menjelaskan bahwa pidato Rasulullah SAW di Madinah memuat empat pilar penting sebagai landasan pembangunan. Pilar-pilar tersebut meliputi menebarkan keselamatan, memberi makan kepada setiap orang, menyambung silaturahmi, serta mendirikan salat di malam hari. Pilar kedua, yaitu 'memberi makan kepada setiap orang', menjadi fokus utama dalam konteks Program Makan Bergizi Gratis.
“Kalau kita ingin membangun negeri ini, yang pertama tebarkan keselamatan. Yang kedua, beri makan kepada semua orang. Inilah perintah Rasulullah, dan saya melihat Bapak Presiden melaksanakan perintah itu melalui program makan bergizi gratis,” ujar Anwar Hafid. Beliau menegaskan bahwa program ini secara langsung mengimplementasikan ajaran luhur tersebut. Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis dianggap memiliki nilai strategis dan spiritual yang tinggi.
Rasulullah SAW berhasil mengubah Yatsrib menjadi Madinah, menjadikannya pusat peradaban Islam hanya dalam 23 tahun, dengan berpegang pada empat pilar tersebut. Salah satu kunci keberhasilan ini adalah fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk memberi makan kepada banyak orang. Oleh karena itu, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bertujuan meningkatkan gizi, tetapi juga menghadirkan keberkahan bagi bangsa.
Keberkahan dan Teladan Nabi Ibrahim AS
Anwar Hafid lebih lanjut meyakini bahwa Program Makan Bergizi Gratis akan membawa keberkahan yang melimpah bagi Indonesia. Beliau berpendapat, “Kalau kita memberi makan orang lain, Insya Allah akan ada keberkahan yang turun. Rezeki akan datang dengan jalan yang tidak disangka-sangka.” Keyakinan ini didasarkan pada ajaran agama dan pengalaman sejarah.
Selain itu, Gubernur Sulteng juga menyinggung teladan Nabi Ibrahim AS, yang dikenal sebagai bapak pengembangan sumber daya manusia. Salah satu amal utama Nabi Ibrahim adalah memberi makan orang lain, sebuah tradisi yang juga diajarkan turun-temurun oleh orang tua di Nusantara. Praktik memberi makan ini diyakini sebagai sumber kebaikan dan kemajuan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen penuh untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis ini. Anwar Hafid optimis bahwa jika program ini berhasil, negeri ini akan dipenuhi keberkahan. “Dan kalau keberkahan hadir, segala persoalan akan ada jalan keluarnya. Oleh karena itu, terima kasih kepada bapak presiden atas program ini, dan kami berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya,” pungkasnya.
Sumber: AntaraNews