Fakta Menarik Bulan PRB 2025 Mojokerto: Ribuan Peserta Siap Ramaikan Bumi Majapahit
Pemerintah Mojokerto bersiap sukseskan Bulan PRB 2025 Mojokerto, acara nasional yang akan dihadiri ribuan peserta. Apa saja persiapan dan kegiatan menariknya?
Pemerintah Kota dan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, telah memulai persiapan serius untuk menyukseskan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2025. Rapat koordinasi (Rakor) awal telah digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim di salah satu hotel di Kota Mojokerto pada Selasa lalu. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memastikan kelancaran dan keberhasilan acara berskala nasional tersebut.
Acara puncak Bulan PRB 2025 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 1 hingga 3 Oktober 2025, dan diproyeksikan akan menarik ribuan peserta dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Kesiapan dukungan penuh telah disampaikan oleh Sekda Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, dan Asisten Administrasi Umum Pemkot Mojokerto, Abd. Rachman Tuwo MN. Keduanya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan agenda ini.
Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pengurangan risiko bencana, tetapi juga membawa nama baik Pemerintah Kabupaten dan Kota Mojokerto di kancah nasional. Oleh karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing. Partisipasi aktif masyarakat Mojokerto juga diharapkan untuk mendukung kegiatan ini sejak hari pertama hingga penutupan.
Antusiasme Tinggi dan Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, mengungkapkan antusiasme yang tinggi terhadap pelaksanaan Bulan PRB 2025 ini. Beliau menekankan bahwa suksesnya acara ini menjadi prioritas utama karena akan mencerminkan citra positif bagi kedua wilayah Mojokerto. Teguh Gunarko juga meminta seluruh OPD di lingkungan Pemkab Mojokerto untuk memberikan dukungan penuh dan segera memulai persiapan sesuai bidangnya.
Selain dukungan dari OPD, Teguh Gunarko juga mengajak masyarakat di Kabupaten dan Kota Mojokerto untuk turut serta menyukseskan kegiatan ini. "Masyarakat di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto juga perlu tahu kegiatan ini. Kami juga minta agar masyarakat mendukung kegiatan ini mulai hari pertama hingga hari ketiga pelaksanaan," ujarnya. Hal ini menunjukkan pentingnya peran serta komunitas dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Senada dengan Sekda Kabupaten, Asisten Administrasi Umum Pemkot Mojokerto yang juga Plt. Kasatpol PP Kota Mojokerto, Abd. Rachman Tuwo, menyatakan kesiapan penuh Pemkot Mojokerto. Dukungan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari logistik hingga koordinasi antar instansi. Pemerintah Kota Mojokerto berkomitmen untuk memastikan semua rencana kegiatan Bulan PRB berjalan lancar dan efektif.
Ragam Kegiatan dan Tema Khusus Bulan PRB
Bulan PRB 2025 di Mojokerto akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik yang melibatkan partisipasi luas dari masyarakat dan berbagai pihak. Beberapa kegiatan yang telah direncanakan meliputi pameran edukasi, penanaman pohon sebagai upaya mitigasi bencana lingkungan, dan senam massal untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan kebersamaan. Seluruh kegiatan ini akan didukung penuh oleh OPD terkait di Kota Mojokerto.
Plt. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim, Dadang Iqwandy, yang mewakili Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan untuk mendalami peran para pemangku kepentingan. Koordinasi yang optimal antara semua pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, diharapkan dapat memaksimalkan dampak positif dari Bulan PRB ini. Keterlibatan aktif dari setiap elemen menjadi kunci keberhasilan acara nasional ini.
Salah satu poin menarik dari Bulan PRB 2025 di Mojokerto adalah tema yang diusung, yaitu Bumi Majapahit. Tema ini tidak hanya mengangkat kekayaan sejarah dan budaya Mojokerto, tetapi juga diharapkan dapat menginspirasi semangat kebersamaan dan ketangguhan dalam menghadapi potensi bencana. "Harapan kami, peran para pihak di Kabupaten dan Kota Mojokerto ini bisa optimal, karena Bulan PRB ini mengangkat tema Bumi Majapahit," pungkas Dadang Iqwandy.
- Pameran edukasi tentang pengurangan risiko bencana.
- Kegiatan penanaman pohon untuk mitigasi lingkungan.
- Senam massal yang melibatkan masyarakat luas.
Sumber: AntaraNews