DPRD NTB Serap Aspirasi Pemuda, Dorong Peningkatan Sarana Olahraga di Mataram
Anggota DPRD NTB menyerap aspirasi pemuda dan masyarakat terkait kebutuhan sarana olahraga yang memadai di Kota Mataram, menegaskan komitmen untuk membantu peningkatan fasilitas ini.
Anggota Komisi V DPRD Nusa Tenggara Barat, Made Slamet, aktif menyerap aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk siswa, mahasiswa, dan pemuda di Kota Mataram. Fokus utama dari aspirasi yang terkumpul adalah kebutuhan mendesak akan pembangunan serta perbaikan sarana olahraga yang lebih memadai di wilayah tersebut. Inisiatif ini diambil dalam rangka reses untuk memahami langsung kebutuhan konstituennya.
Reses yang dilakukan Made Slamet pada Jumat lalu di SMA 11 Mataram menjadi salah satu titik penting di mana banyak masukan terkait fasilitas olahraga diterima. Para pelajar secara spesifik mengungkapkan keinginan mereka untuk memiliki akses ke sarana olahraga yang lengkap dan representatif. Hal ini menunjukkan adanya kesadaran tinggi di kalangan generasi muda akan pentingnya fasilitas pendukung aktivitas fisik.
Menanggapi hal tersebut, Made Slamet mengakui bahwa banyak sarana olahraga yang ada saat ini belum memenuhi standar atau kurang representatif, baik di lingkungan tempat tinggal maupun sekolah. Meskipun demikian, ia memahami bahwa pemerintah daerah juga menghadapi keterbatasan anggaran dalam memenuhi semua kebutuhan infrastruktur.
Kebutuhan Mendesak Fasilitas Olahraga di Mataram
Kebutuhan akan sarana olahraga yang layak dan memadai di Kota Mataram menjadi sorotan utama dalam agenda reses DPRD NTB. Aspirasi ini tidak hanya datang dari satu kelompok, melainkan disuarakan secara luas oleh siswa, mahasiswa, dan pemuda yang aktif dalam berbagai kegiatan. Mereka melihat fasilitas yang ada saat ini masih jauh dari kata ideal untuk menunjang hobi dan pengembangan bakat.
Made Slamet secara langsung mendengar keluhan ini, terutama saat berinteraksi dengan siswa di SMA 11 Mataram. Para siswa menyampaikan bahwa ketersediaan sarana olahraga yang lengkap sangat mereka butuhkan untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan potensi diri. Ini menggarisbawahi pentingnya investasi pada infrastruktur olahraga sebagai bagian dari pendidikan holistik.
Kondisi sarana olahraga yang kurang memadai ini, menurut Made Slamet, seringkali memaksa masyarakat untuk membiayai sendiri pembangunan atau perbaikan fasilitas. Meskipun ada pemahaman mengenai keterbatasan anggaran pemerintah, harapan akan dukungan tetap tinggi. Oleh karena itu, DPRD NTB berupaya mencari solusi inovatif untuk mengatasi tantangan ini.
Komitmen DPRD NTB untuk Peningkatan Sarana Olahraga
Made Slamet menegaskan komitmennya untuk membantu peningkatan sarana olahraga di wilayah Kota Mataram, termasuk di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi. Ia melihat penyediaan fasilitas ini bukan sekadar untuk kegiatan hiburan semata, melainkan sebagai wadah penting untuk menyalurkan hobi dan kreativitas generasi muda. Dukungan terhadap fasilitas olahraga diharapkan dapat membentuk karakter positif.
Sebagai anggota dewan, Made Slamet berencana memanfaatkan program pokok-pokok pikiran (pokir) yang dimiliki untuk membantu masyarakat dan pemerintah dalam membangun sarana olahraga yang memadai. Program ini menjadi jembatan antara aspirasi rakyat dan kebijakan anggaran daerah. Melalui pokir, diharapkan alokasi dana dapat lebih terarah pada kebutuhan riil di lapangan.
Peningkatan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan positif, mendukung pengembangan bakat, dan meringankan beban pemerintah daerah. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan muncul lebih banyak bibit atlet dan individu kreatif dari NTB. Ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews