Wali Kota Mataram Minta Jamaah Haji Jadi Obor Kebaikan di Masyarakat
Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana berpesan agar jamaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci dapat menjadi teladan dan obor kebaikan di tengah masyarakat, menjaga nilai spiritual haji dalam kehidupan sehari-hari.
Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana meminta jamaah haji yang telah kembali dari Tanah Suci untuk menjadi "obor" kebaikan di tengah masyarakat. Pesan ini disampaikan agar nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama menunaikan ibadah haji dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Permintaan tersebut disampaikan saat menyambut kepulangan 393 jamaah haji asal Kota Mataram yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 10 Debarkasi Lombok. Seluruh jamaah tiba dalam keadaan sehat walafiat, menandakan kelancaran perjalanan ibadah mereka.
Wali Kota Mataram menekankan pentingnya peran para haji sebagai teladan, menyebarkan salam, dan memperbanyak kebaikan. Kehadiran mereka diharapkan dapat menerangi lingkungan sekitar serta membawa manfaat bagi kemaslahatan umat dan pembangunan Kota Mataram.
Pesan Wali Kota Mataram untuk Jamaah Haji
Ibadah haji merupakan sebuah perjalanan yang tidak hanya menguras tenaga fisik, tetapi juga menjadi perjalanan spiritual yang penuh makna dan tantangan. Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jamaah dalam kondisi sehat.
Beliau berharap, "jamaah haji tetap menjaga nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama menunaikan ibadah haji serta diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari." Pesan ini menjadi penekanan utama agar esensi ibadah haji tidak hanya berhenti di Tanah Suci, melainkan terus berlanjut dalam kehidupan bermasyarakat.
Para jamaah diharapkan dapat menjadi agen perubahan positif, membawa nilai-nilai keislaman yang moderat dan toleran. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi aktif dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh kedamaian di Kota Mataram.
Apresiasi atas Kedisiplinan Jamaah dan Pelayanan Kemenag
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Mataram juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB beserta seluruh jajaran. Apresiasi ini diberikan atas pelayanan dan pendampingan yang telah diberikan kepada jamaah sejak proses keberangkatan hingga kepulangan.
Selain itu, Wali Kota Mataram juga mengapresiasi jamaah haji Kota Mataram yang dinilai mampu menunjukkan kedisiplinan dan sikap kooperatif selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah kota.
"Pak Kakanwil selalu menyampaikan jamaah haji Kota Mataram termasuk jamaah yang disiplin, mudah diarahkan, kooperatif, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami semua," ujar Wali Kota Mataram, mengutip pernyataan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB.
Data Kepulangan Jamaah Haji Kota Mataram
Dengan telah tibanya jamaah haji kloter 10, total haji asal Kota Mataram yang sudah kembali ke tanah air mencapai 785 orang. Kloter 10 ini membawa 393 jamaah yang tiba dalam keadaan sehat walafiat.
Sebelumnya, pada Minggu (7/6), sebanyak 392 jamaah haji dari kloter 5 juga telah tiba di tanah air. Kepulangan seluruh jamaah ini menandai berakhirnya rangkaian ibadah haji bagi warga Kota Mataram tahun ini.
Pemerintah Kota Mataram terus memantau kondisi kesehatan para jamaah setelah kepulangan mereka. Hal ini untuk memastikan bahwa setiap jamaah mendapatkan perhatian yang diperlukan, terutama setelah menjalani perjalanan panjang dan ibadah yang menguras fisik.
Sumber: AntaraNews