WNA Baku Hantam di Canggu, Dipicu Sopir Taksi Diduga Diludahi
Kejadian berawal saat seorang pengemudi taksi melintas di Jalan Pantai Batu Bolong dari arah selatan menuju utara atau dari arah Kuta ke Canggu.
Viral di media sosial yang memperlihatkan keributan yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) dan seorang sopir taksi.Peristiwa tersebut terjadi di depan sebuah kedai di Jalan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali.
Pejabat Sementara Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti mengatakan, peristiwa terjadi pada Senin (15/6) sekitar pukul 15.35 WITA.
"Keributan dipicu oleh dugaan tindakan tidak menyenangkan yang berujung pada kontak fisik antara kedua belah pihak. Kejadian kemudian berkembang akibat keterlibatan ojol (ojek online) dan opang (ojek pangkalan) yang berada di sekitar lokasi," kata Aiptu Ayu Inastuti, Rabu (17/6).
Ia menerangkan, kejadian berawal saat seorang pengemudi taksi melintas di Jalan Pantai Batu Bolong dari arah selatan menuju utara atau dari arah Kuta ke Canggu. Kemudian diduga salah satu WNA yang mengendarai sepeda motor meludah ke arah pengemudi taksi.
Kejar-Kejaran
Kemudian, merasa tidak terima, sopir taksi tersebut kemudian mengejar tiga WNA yang menggunakan dua sepeda motor Yamaha NMax. Aksi kejar-kejaran berlanjut hingga kendaraan mereka berhenti di depan sebuah kedai.
Selain itu, berdasarkan pemeriksaan rekaman CCTV, salah seorang WNA terlihat memukul kaca belakang mobil taksi. Sopir taksi kemudian turun dan terjadi adu mulut.
"Situasi sempat dilerai oleh rekan WNA lainnya yang mengenakan baju hitam. Namun ketegangan masih berlanjut," imbuhnya.
Tidak lama kemudian, sekitar pukul 15.37 Wita, rombongan WNA tersebut akan meninggalkan lokasi. Saat melintas, sopir taksi diduga memukul salah seorang WNA yang berboncengan dan mengenakan baju hitam.
Kemudian, aksi tersebut membuat para WNA menghentikan kendaraan. Selanjutnya terjadi aksi saling serang hingga keributan pecah di depan tempat kedai tersebut. Dan keributan semakin ramai setelah sejumlah pengemudi ojol dan opang yang berada di sekitar lokasi mendatangi tempat kejadian.
"Beberapa orang dari kedua belah pihak ikut terlibat sehingga situasi semakin ramai. Kemudian petugas keamanan (di kedai) melerai," ujarnya.
Saat ini, pihak kepolisian Polres Badung masih mendalami perkelahian tersebut.