DP3AP2KB Batam Sasar Ribuan Ibu Rumah Tangga Perkuat Ketahanan Keluarga Batam
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Batam menargetkan 9.975 ibu rumah tangga untuk memperkuat Ketahanan Keluarga Batam melalui program pembinaan akhlak mulia.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), gencar melaksanakan program pembinaan akhlak mulia. Program ini dirancang khusus untuk memperkuat Ketahanan Keluarga Batam dengan menyasar ribuan ibu rumah tangga di berbagai kecamatan. Pembinaan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan sosial di tengah masyarakat.
Kepala DP3AP2KB Batam, Novi Harmadyastuti, mengungkapkan bahwa pihaknya fokus pada peningkatan kualitas hidup keluarga melalui penguatan nilai-nilai luhur. Selain itu, program ini juga bertujuan mengasah kecerdasan emosional dan finansial perempuan, yang merupakan pilar penting dalam sebuah keluarga. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan keluarga yang lebih harmonis dan berdaya.
Kegiatan pembinaan akhlak mulia ini tersebar di 12 kecamatan di Batam, menargetkan ibu rumah tangga, kader, dan anggota majelis taklim. Materi yang disampaikan berpusat pada isu-isu krusial terkait ketahanan keluarga, termasuk pola asuh anak dan komunikasi efektif. DP3AP2KB Batam berkomitmen untuk memberikan pembinaan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah kota.
Fokus Program dan Target Sasaran Ketahanan Keluarga Batam
DP3AP2KB Batam telah menetapkan target ambisius untuk menjangkau 9.975 ibu rumah tangga melalui program pembinaan akhlak mulia ini. Setiap kegiatan pembinaan dirancang untuk menyasar sekitar 285 peserta yang belum pernah mendapatkan pelatihan serupa sebelumnya. Novi Harmadyastuti menjelaskan bahwa tahun ini, DP3AP2KB menargetkan pelaksanaan sebanyak 35 kali kegiatan, meskipun animo masyarakat di beberapa lokasi menunjukkan partisipasi yang lebih besar dari perkiraan awal.
Program ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun dan merupakan hasil sinergi yang kuat antara DP3AP2KB Batam dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK). Kemitraan ini terjalin mulai dari tingkat kota hingga kelurahan, memastikan jangkauan program yang luas dan efektif. Kolaborasi ini juga memperkuat upaya kolektif dalam membangun Ketahanan Keluarga Batam dari berbagai lapisan masyarakat.
Pelaksanaan pembinaan umumnya dilakukan di masjid-masjid, menggunakan pendekatan ceramah agama yang dikombinasikan dengan penguatan substansi mengenai keluarga. Pendekatan ini dinilai efektif dalam menyampaikan nilai-nilai moral dan praktik terbaik dalam kehidupan berkeluarga. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting, seperti pola asuh anak yang positif dan harmonis.
Tujuan dan Dampak Pembinaan Ketahanan Keluarga Batam
Menurut Novi, tujuan utama dari program pembinaan ini adalah untuk menjaga adab dan memperkuat pemahaman agama dalam pola asuh anak. Dengan demikian, program ini berupaya membangun Ketahanan Keluarga Batam sebagai fondasi utama masyarakat yang kuat dan berkarakter. Keluarga yang kokoh diharapkan mampu menjadi benteng dari berbagai permasalahan sosial.
Penguatan ketahanan keluarga menjadi sangat penting, mengingat tingginya angka perceraian di Batam. DP3AP2KB Batam menyadari bahwa pembinaan yang terfokus hingga tingkat kelurahan akan memberikan dampak yang lebih merata dan signifikan. Hal ini memungkinkan setiap keluarga mendapatkan dukungan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengatasi tantangan rumah tangga.
Setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai penyelesaian persoalan rumah tangga. Mereka juga akan mengenal kader-kader di tiap lokasi, sehingga tercipta jalur komunikasi yang jelas untuk mencari bantuan atau konsultasi. Ini menciptakan sistem dukungan yang terstruktur bagi keluarga di Batam.
Sinergi dan Pelaksanaan Program Ketahanan Keluarga Batam
Kegiatan pembinaan Ketahanan Keluarga Batam telah berhasil digelar di sejumlah kecamatan, termasuk Nongsa, Sagulung, Sekupang, dan Batu Ampar. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen DP3AP2KB Batam dalam menjangkau berbagai wilayah di kota. Rencananya, kegiatan serupa akan terus berlanjut, dengan jadwal terdekat di Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, pada hari Selasa pekan depan.
Selain fokus pada pembinaan, DP3AP2KB Batam juga menunjukkan kepedulian sosial dengan bersinergi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam. Sinergi ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam setiap kegiatan pembinaan, terdapat pemberian sembako untuk lansia dan duafa yang hadir, menambah nilai manfaat dari program tersebut.
Kolaborasi dengan Baznas ini tidak hanya memperkuat Ketahanan Keluarga Batam dari sisi moral dan spiritual, tetapi juga dari aspek ekonomi. Bantuan sembako diharapkan dapat meringankan beban hidup sebagian keluarga, sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah daerah hadir tidak hanya dengan pembinaan mental, tetapi juga dengan dukungan nyata. Ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Sumber: AntaraNews