Detik-detik Bus Terbakar di Cianjur Sempat Meledak, Damkar Turunkan Dua Unit Mobil Padamkan Api
Sebuah bus antarkota mengalami insiden Bus Terbakar Cianjur di depan Tugu Lampu Gentur, memicu kepanikan dan ledakan ban. Bagaimana Damkar Cianjur menanganinya secara cepat?
Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, segera menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran pada Jumat petang. Tindakan ini dilakukan untuk memadamkan api yang membakar bagian bawah sebuah bus antarkota dalam provinsi.
Insiden tersebut terjadi di depan Tugu Lampu Gentur, By Pass-Cianjur, dan sempat menimbulkan kepanikan di kalangan pengendara lain. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena belasan penumpang telah lebih dahulu diturunkan dari bus.
Kordinator Lapangan Damkar Pos 1 Cianjur, Yuswandi, menjelaskan bahwa sempat terdengar ledakan keras di lokasi. Ledakan tersebut berasal dari ban dalam bus yang pecah dan menyulut percikan api, kemudian menjalar di bagian bawah bus.
Kronologi Insiden dan Penanganan Cepat Damkar Cianjur
Yuswandi menjelaskan bahwa ledakan ban tersebut berasal dari bus bernopol Z 7527 DC jurusan Garut-Jakarta. Kejadian ini membuat panik pengendara lain yang saat itu cukup padat melintas di lokasi. Untuk mengatasi api yang membakar bus, Damkar Cianjur mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dengan 12 orang personel.
Setelah api berhasil dipadamkan, tim Damkar segera melakukan pendinginan pada bagian ban yang pecah. Langkah ini penting karena kondisi ban masih sangat panas pasca-ledakan dan kebakaran, guna mencegah api kembali menyala dan merembet ke bagian lain bus.
Yuswandi juga mengimbau agar pengendara, terutama kendaraan besar seperti bus, rutin melakukan pengecekan kelaikan kendaraan. Pemeriksaan ini sangat krusial sebelum melakukan perjalanan untuk menghindari insiden serupa di kemudian hari.
Rekayasa Lalu Lintas Akibat Bus Terbakar Cianjur
Selama proses pemadaman berlangsung, arus lalu lintas di bundaran Tugu Lampu Gentur sempat mengalami antrean panjang. Antrean kendaraan terjadi dari dua arah, yaitu dari dalam Kota Cianjur dan dari arah Bandung, menyebabkan kemacetan.
Menanggapi kondisi ini, petugas kepolisian segera melakukan rekayasa arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Kanit Gakkum Polres Cianjur, Iptu Ika Cakra, menyatakan bahwa pihaknya menutup beberapa jalur untuk kelancaran penanganan.
Pengendara dengan tujuan Cipanas dan Sukabumi diarahkan untuk mengambil jalur dalam kota. Mereka dialihkan melalui By Pass menuju Pasirhayam dan jalur alternatif Limbangansari, agar antrean tidak terus memanjang dan menghambat proses evakuasi.
Menjelang malam, antrean kendaraan mulai mencair setelah petugas gabungan Damkar Cianjur menuntaskan penanganan. Bus yang sempat terbakar berhasil dievakuasi ke tempat aman, dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Antisipasi dan Pemeriksaan Kelaikan Kendaraan Umum
Iptu Ika Cakra menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden bus terbakar tersebut, sebuah kabar melegakan bagi semua pihak. Proses evakuasi bus juga berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara Damkar dan kepolisian.
Guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang, pihak kepolisian akan kembali menggencarkan pemeriksaan atau ramp checks. Pemeriksaan ini akan difokuskan pada kendaraan umum, terutama bus, untuk memastikan bahwa setiap kendaraan dalam kondisi laik jalan.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan perjalanan dan meminimalkan risiko kecelakaan akibat masalah teknis kendaraan. Kesadaran akan pentingnya perawatan kendaraan juga menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan di jalan raya.
Sumber: AntaraNews