Kronologi Bus Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo-Ngawi
Informasi yang dihimpun menyebutkan, percikan api pertama kali muncul dari bagian belakang kendaraan saat bus melaju kencang ke ke arah Solo.
Bus Rosalia Indah, AD 7404 OA rute Malang–Tegal–Purwokerto hangus terbakar di Jalan Tol Solo-Ngawi KM 544+200 B, wilayah Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Senin (19/1) dini hari. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.04 WIB tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, percikan api pertama kali muncul dari bagian belakang kendaraan saat bus melaju kencang ke ke arah Solo. Sopir bus yang melihat percikan api dari spion langsung menghentikan laju bus.
Kapolsek Sambungmacan, AKP Warseno mengatakan, pihaknya pun bergerak cepat setelah mendapatkan informasi adanya kebakaran bus Rosalia Indah. Ia mengerahkan Unit Lantas Polsek Sambungmacan menuju lokasi kejadian.
"Fokus utama kami adalah keselamatan penumpang dan pengamanan arus lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan lanjutan," ujar AKP Warseno.
Terkait kronologi kebakaran, sebelum kejadian bus sempat berhenti di exit tol Ngawi karena kru mencium bau solar. Namun, setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan tanda-tanda kebocoran sehingga perjalanan dilanjutkan.
Namun saat memasuki KM 544+200, sopir melihat percikan api melalui kaca spion. Menyadari bahaya besar mengancam, sopir segera menepikan kendaraan dan membangunkan seluruh penumpang.
Polisi yang tiba di lokasi langsung membantu proses evakuasi dan mengatur lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
"Alhamdulillah, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat, tidak ada korban jiwa," ungkap Warseno.
Proses Pemadaman Api
Api yang membakar bus akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 01.30 WIB. Polisi juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan pulbaket guna mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran bahan bakar solar pada bagian mesin bus. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
"Peristiwa ini sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar lokasi, namun kondisi kembali normal setelah penanganan selesai," kata Kapolsek.
Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi Mery Natasha Panjaitan menyampaikan, setelah mendapatkan informasi, petugas Mobile Customer Service segera menuju tempat kejadian dan melakukan aksi cepat evakuasi.
"Insiden ini melibatkan 1 kendaraan (KR). Berdasarkan keterangan dari petugas, semula KR berjalan dari arah timur ke barat, sesampainya di Ngawi KR sempat berhenti karena mengalami permasalahan pada selang nozzle. Setelah dilakukan perbaikan, KR melanjutkan perjalanan. Sesampainya di KM 544+200 B terdapat percikan api dibagian belakang KR hingga akhirnya mengalami kebakaran. Posisi akhir KR menghadap ke barat, dengan kondisi terbakar," terang Mery.
Penanganan Insiden
Pasca kejadian petugas PT JSN fokus melaksanakan penanganan insiden dengan pemasangan perambuan dan pengaturan lalu lintas di TKP. Pihaknya juga bekerja sama dengan kepolisian dan Pemadam Kebakaran Sragen untuk melakukan evakuasi.
Sempat dilakukan penutupan bahu luar selama 16 menit atas kejadian ini. Selanjutnya kejadian ini diteruskan ke PJR Jateng VII Kartasura.
"PT Jasamarga Solo Ngawi memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas kejadian ini. Kami mengimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, pastikan kondisi kendaraan laik jalan. Jika lelah dapat beristirahat di tempat yang telah disediakan," tuturnya.