Baznas DKI Kembali Buka Pendaftaran Hapus Tato Gratis Ramadhan 2026, Targetkan 1.000 Peserta
Baznas DKI Jakarta kembali membuka pendaftaran program hapus tato gratis Ramadhan 2026, menargetkan 1.000 peserta untuk membantu masyarakat berhijrah dan memperbaiki diri.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan layanan hapus tato gratis pada bulan Ramadhan di wilayah Jakarta. Program ini bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin berhijrah dan memperbaiki diri. Pendaftaran dibuka mulai 23 Februari hingga 4 Maret 2026 secara daring melalui laman baznasbazisdki.id/daftarhapustato.
Pimpinan Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Baznas/Bazis DKI Jakarta, Muhammad Bahaudin, menyatakan target peserta tahun ini mencapai 1.000 orang. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan target tahun sebelumnya yang sebanyak 700 pendaftar. Inisiatif ini merupakan bagian dari pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga spiritual dan sosial.
Layanan hapus tato ini tidak hanya sekadar prosedur medis, melainkan juga disertai pembinaan rohani, motivasi keagamaan, serta edukasi kesehatan. Hal ini menegaskan komitmen Baznas DKI untuk mendukung perubahan positif dalam kehidupan masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak individu yang membutuhkan dukungan untuk memulai lembaran baru.
Pendaftaran dan Syarat Peserta Hapus Tato Gratis
Calon peserta program hapus tato gratis Baznas DKI diwajibkan mengisi formulir pendaftaran secara lengkap dan benar secara daring. Selain itu, mereka juga harus melampirkan fotokopi KTP dan foto tato yang ingin dihapus sebagai bagian dari proses verifikasi awal. Setelah pendaftaran daring, peserta akan dimasukkan ke dalam grup WhatsApp layanan hapus tato sesuai wilayah masing-masing untuk informasi lebih lanjut.
Layanan ini terbuka bagi masyarakat dengan KTP DKI Jakarta dan berdomisili di Jabodetabek, menunjukkan jangkauan program yang luas. Namun, terdapat beberapa persyaratan medis yang harus dipenuhi oleh calon peserta. Peserta tidak boleh sedang dalam kondisi medis yang dapat menghambat proses penghapusan tato, seperti penyakit kulit kronis, diabetes yang tidak terkontrol, atau gangguan pembekuan darah.
Selain itu, peserta harus bersedia mengikuti seluruh prosedur dan tahapan yang ditentukan oleh penyelenggara program. Penting untuk dicatat bahwa peserta tidak diperkenankan mengikuti program jika memiliki tato permanen di area sensitif atau berisiko tinggi terhadap komplikasi medis. Hal ini untuk memastikan keamanan dan keberhasilan proses penghapusan tato bagi setiap individu.
Jadwal dan Lokasi Layanan di Jakarta
Layanan hapus tato gratis yang diselenggarakan oleh Baznas/Bazis Provinsi DKI Jakarta akan dilaksanakan di beberapa lokasi strategis di Jakarta. Penempatan lokasi ini bertujuan untuk memudahkan akses bagi masyarakat dari berbagai wilayah. Jadwal dan lokasi kegiatan telah ditetapkan untuk periode Februari dan Maret 2026.
Kegiatan hapus tato akan dimulai di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, pada tanggal 23-24 Februari 2026. Selanjutnya, Aula Masjid Assahara di Kantor Wali Kota Jakarta Barat akan menjadi lokasi berikutnya pada 24 Februari 2026. Ini memberikan pilihan bagi peserta yang berada di wilayah Jakarta Barat untuk mengikuti program ini.
Pada tanggal 26 Februari 2026, layanan akan tersedia di Ruang Dirgantara Blok B/C Lantai 2 Kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Terakhir, Aula Serbaguna Blok C Kantor Wali Kota Jakarta Timur akan menjadi lokasi penutup pada 3 Maret 2026. Rangkaian lokasi ini memastikan pemerataan akses bagi warga DKI Jakarta yang ingin memanfaatkan kesempatan ini.
Tujuan Mulia Program dan Pendekatan Holistik Baznas DKI
Kegiatan hapus tato ini memiliki tujuan mulia untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin berhijrah dan memperbaiki diri. Baznas DKI berkomitmen menyediakan layanan penghapusan tato secara gratis, aman, dan sesuai prosedur medis. Ini adalah wujud nyata dukungan terhadap individu yang bertekad untuk memulai babak baru dalam hidup mereka.
Selain aspek fisik, program ini juga mengadopsi pendekatan holistik dengan menyertakan pembinaan rohani dan motivasi keagamaan. Peserta akan mendapatkan bimbingan untuk memperkuat spiritualitas mereka, sejalan dengan keinginan untuk berhijrah. Edukasi kesehatan juga menjadi bagian integral dari program, memastikan peserta memahami pentingnya gaya hidup sehat setelah proses penghapusan tato.
Dengan target 1.000 orang, Baznas DKI menunjukkan peningkatan ambisi dalam menjangkau lebih banyak masyarakat. Peningkatan target ini mencerminkan keberhasilan program serupa di tahun-tahun sebelumnya dan tingginya antusiasme masyarakat. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental dan spiritual bagi para pesertanya.
Sumber: AntaraNews