Awas, Ada Produk Kadaluwarsa Ditemukan Jelang Nataru
Operasi pengawasan tersebut menyasar sejumlah pasar tradisional, swalayan, serta toko oleh-oleh di wilayah Kota Solo.
Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, tim gabungan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Pemerintah Kota Solo melakukan inspeksi mendadak (sidak) keamanan pangan pada Senin (8/12). Operasi pengawasan tersebut menyasar sejumlah pasar tradisional, swalayan, serta toko oleh-oleh di wilayah Kota Solo.
Sidak menyasar 3 lokasi, meliputi Pasar Legi, Sami Luwes dan toko oleh-oleh. Tim gabungan menemukan produk pangan kadaluwarsa saat berada di Pasar Legi Solo. Meski kadaluwarsa namun produk tersebut masih di jual.
"Tadu kami temukan ada beberapa yang kadaluwarsa. Kami sudah minta kepada penjual untuk memisahkan. Kemudian kalau memang bisa direturn untuk diretur nanti akan kita tindaklanjuti dengan bukti returnya," ujar Ketua Tim Kerja Farmasi Perbekalan Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo, Ana Prasanti.
Sejumlah produk pangan kadaluwarsa
Dikatakan Ana, sejumlah produk pangan kadaluwarsa yang ditemukan berupa bumbu masak dan makanan ringan (snack). Produk tersebut tidak disertai tanggal kadaluwarsa.
"Kami meminta penjual untuk menecamtumkan tanggal kadaluwarsa pada produk pangan yang dikemas ulang," ungkapnya.
Meski kadaluwarsa, lanjut Ana, pihaknya tidak bisa melakukan penyitaan. Pasalnya bukan wewenangnya.
"Kami tidak bisa menyita, bukan kewenangan kami ya. Kami hanya menganjurkan retur. Untuk penyitaan nanti akan ada petugas yang lainnya. Kami di sini sifatnya pembinaan dan pengawasan," ujarnya.
Sidak makanan dan minuman
Dikatakan Ana, sidak makanan dan minuman merupakan agenda rutin tahunan sebagai pengawasan terhadap konsumen.
"Kami di sini hanya melakukan pengawasan rutin ya terkait produk pangan terutama pangan kemasan," katanya
Kondisi penyimpanan produk
Selama sidak berlangsung, lanjut Ana, tim juga menyoroti kondisi penyimpanan produk, sarana penyimpanan serta pengecekan produk pangan apakah sudah kadaluwarsa atau belum.
"Kami segera menyusun laporan setelah kegiatan ini selesai. Laporan akan kami teruskan salah satunya ke Dinas Perdagangan atau juga ke lurah pasar," katanya.