ASN Pemkot Semarang Lecehkan Wanita, Pimpinan Jengkel dan Batalkan Promosi Jabatan Pelaku
Korban mengaku mengenal pelaku melalui aplikasi pertemanan Omi.
Viral video di media sosial (medsos) memperlihatkan seorang wanita berinisial U (19) mengaku korban dugaan pelecehan seksual oleh seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial A, merupakan Sekretaris Kelurahan di lingkungan Pemkot Semarang.
Kabar tersebut diunggah dalam akun Instagram @dinaskegelapan_kotasemarang. Korban mengaku mengenal pelaku melalui aplikasi pertemanan Omi. Mereka kemudian sepakat bertemu. Korban dijemput pelaku yang membawa mobil dinas. Pihak Dinas meminta agar kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi sanksi tegas.
Camat Semarang Tengah, Aniceto Magno Da Silva mengaku sudah mengetahui informasi viral tersebut. Di menyatakan rasa kecewa dan telah mengambil langkah internal.
"Saya sebagai pimpinannya jengkel. Kepada korban, saya minta maaf atas kelakuan stafnya," kata Amoy saat dikonfirmasi, Selasa (8/7).
Terkait dugaan pelaku membantah tudingan itu, pihaknya tetap akan memberikan sanksi tetap menjatuhkan sanksi administratif.
"Bisa saja, promosi jabatan A sebagai lurah yang sempat diusulkan langsung dibatalkan," ungkapnya.
Kasus dugaan pelecehan itu muncul, awalnya sempat mencoba mendorong penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, ia juga membuka ruang apabila korban ingin melanjutkan ke jalur hukum.
"Kalau sudah masuk ke Polres, tidak ada masalah, dan saya tidak menghalangi. Tapi tetap saya sarankan, kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan lebih baik," pungkasnya.