Arus Mudik, Kapolri: 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Sebanyak 1,2 juta kendaraan keluar dari Jakarta saat mudik Lebaran 2026. Polri siagakan layanan di jalur mudik, sementara angka kecelakaan turun 40 persen.
Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Sebanyak 1.213.388 kendaraan tercatat keluar dari wilayah Jakarta melalui jaringan jalan tol, atau meningkat sekitar 20,89 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan bahwa kepadatan sempat terjadi di sejumlah titik, termasuk di kawasan Pelabuhan Gilimanuk.
“Namun alhamdulillah pelan-pelan sudah bisa kita urai sedangkan di jalur tol di gerbang tol Cikatama," kata dia di Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).
Pengamanan dan Layanan di Jalur Mudik
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Polri menyiapkan berbagai fasilitas di sepanjang jalur mudik. Pos pengamanan dan layanan didirikan di sejumlah titik, termasuk rest area dan jalur arteri.
Fasilitas yang disediakan meliputi area istirahat, layanan kesehatan, hingga pengisian bahan bakar bagi pemudik.
Selain itu, masyarakat juga dapat memantau kondisi lalu lintas secara langsung melalui berbagai layanan digital seperti NTMC, aplikasi Traffoy, serta hotline 110.
"Termasuk pasukan motoris juga disiapkan sehingga begitu ada masalah di jalur macet karena kehabisan BBM maka motoris akan segera cepat," ujar dia.
Jumlah Kecelakaan Turun
Di sisi lain, Polri mencatat adanya penurunan angka kecelakaan selama pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini.
Berdasarkan data hingga hari keenam operasi, jumlah kecelakaan mengalami penurunan sebesar 40,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah mudah-mudahan angka ini bisa kita pertahankan sampai dengan selesainya rangkaian mudik dan rangkaian balik," tandas dia.