Arus Balik Lebaran 2026: Kapolri Sebut 2,5 Juta Pemudik Sudah Tiba di Jakarta, Angka Kecelakaan Menurun

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaporkan 2.561.629 pemudik telah kembali ke Jakarta pada H+6 Lebaran 2026, menandai puncak arus balik Lebaran 2026 terlewati dengan penurunan angka kecelakaan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Arus Balik Lebaran 2026: Kapolri Sebut 2,5 Juta Pemudik Sudah Tiba di Jakarta, Angka Kecelakaan Menurun
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaporkan 2.561.629 pemudik telah kembali ke Jakarta pada H+6 Lebaran 2026, menandai puncak arus balik Lebaran 2026 terlewati dengan penurunan angka kecelakaan. (AntaraNews)

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengumumkan bahwa sebanyak 2.561.629 pemudik telah kembali ke wilayah Jakarta hingga H+6 Lebaran 2026. Pernyataan ini disampaikan Kapolri saat meninjau situasi arus balik di Bakauheni, Lampung Selatan, pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Angka tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik telah kembali ke ibu kota. Meskipun mobilitas masyarakat sangat tinggi, pengelolaan arus lalu lintas dinilai berjalan baik berkat sinergi berbagai pihak.

Listyo Sigit Prabowo juga menyoroti penurunan signifikan dalam jumlah kecelakaan lalu lintas. Penurunan ini terjadi selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Data Terkini Arus Balik Menuju Jakarta

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa volume lalu lintas riil yang keluar dari Jakarta mencapai 2.946.891 kendaraan. Sementara itu, jumlah kendaraan yang sudah kembali masuk ke Jakarta saat ini tercatat sebanyak 2.561.629.

Data ini menunjukkan bahwa masih ada sekitar 385.262 pemudik atau 13,07 persen yang belum kembali ke Jakarta. Kondisi ini mengindikasikan bahwa puncak arus balik Lebaran 2026 telah berhasil dilewati dengan lancar.

Pengelolaan arus balik ini dapat dilakukan dengan baik berkat sinergi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi. Hal ini termasuk penerapan pola rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan secara matang.

Penurunan Angka Kecelakaan dan Fatalitas Selama Lebaran

Meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat, jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan yang signifikan. Penurunan ini mencapai 7,8 persen pada arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Lebih lanjut, angka fatalitas akibat kecelakaan juga menurun drastis. Jumlah korban meninggal dunia turun sebanyak 112 orang dibandingkan tahun lalu, dari 377 menjadi 265 orang.

Kapolri menyatakan bahwa kondisi ini mencerminkan peningkatan kualitas layanan mudik yang diberikan oleh Polri. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah layanan ramah anak yang bertujuan memberikan kenyamanan bagi keluarga.

Strategi Pengaturan Lalu Lintas dan Imbauan Keselamatan

Pola-pola rekayasa lalu lintas yang diterapkan meliputi delaying system dan buffer zone. Selain itu, pengaturan terkait pengecekan tiket juga turut berkontribusi pada kelancaran arus.

Upaya ini memastikan situasi lalu lintas tetap terkendali dan berada dalam kondisi normal atau hijau. Kapolri mengapresiasi keberhasilan ini sebagai hasil kerja keras semua pihak terkait.

Kapolri juga mengimbau seluruh pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama bagi yang masih menempuh perjalanan jauh. Masyarakat diminta memanfaatkan pos pelayanan dan rest area yang telah disiapkan untuk beristirahat.

Pemanfaatan fasilitas ini bertujuan agar pemudik dapat melanjutkan perjalanan dalam kondisi prima. Dengan demikian, diharapkan semua pemudik dapat sampai tujuan dengan selamat dan aman.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi