Akhirnya Pecah Telur! Wushu Jambi Raih Medali Emas Pertama di PON Bela Diri 2025
Jambi berhasil meraih medali emas perdananya dari cabang olahraga Wushu di PON Bela Diri 2025 berkat duet Candika Nugraha dan Maulana Ahmad, mengakhiri penantian panjang.
Kudus, Jawa Tengah – Kontingen Jambi akhirnya berhasil memecah kebuntuan dengan meraih medali emas perdana dari cabang olahraga wushu pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah. Keberhasilan gemilang ini dipersembahkan oleh pasangan Candika Nugraha dan Maulana Ahmad dalam nomor duilian putra. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Jambi setelah perjuangan panjang di berbagai kategori.
Duet Candika dan Maulana menunjukkan performa terbaik mereka, mengumpulkan nilai impresif 9.276. Angka tersebut mengungguli pesaing kuat dari DKI Jakarta yang harus puas dengan medali perak setelah mencatatkan nilai 9.196. Pencapaian ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi bukti kerja keras dan dedikasi para atlet wushu dari Provinsi Jambi.
Muhammad Ali, Sekretaris Umum KONI Provinsi Jambi, mengungkapkan rasa syukurnya atas perolehan medali emas ini. "Akhirnya di hari terakhir kita berhasil meraih medali emas dari wushu, yang juga menyumbangkan dua perak dan empat perunggu," ujarnya di Kudus, Minggu, menandai akhir dari penantian Jambi di ajang kompetisi bergengsi ini.
Rincian Perolehan Medali Wushu Jambi
Selain medali emas yang diraih oleh Candika Nugraha dan Maulana Ahmad, kontingen wushu Jambi juga berhasil menambah pundi-pundi medalinya dengan dua perak dan empat perunggu. Medali perak pertama disumbangkan oleh pasangan Anastasya Astuti dan Kenya Fatharah Arsy dari nomor duilian senior putri dengan nilai 9.153.
Medali perak kedua datang dari Rizky Rama yang berlaga di kategori sanda putri kelas 48kg. Perolehan ini menunjukkan kekuatan Jambi tidak hanya di nomor taolu, tetapi juga di nomor sanda yang mengandalkan pertarungan fisik. Keberhasilan ini menambah daftar prestasi atlet wushu Jambi di kancah nasional.
Sementara itu, empat medali perunggu turut melengkapi koleksi Jambi. Candika Nugraha, selain emas, juga menyumbangkan dua perunggu dari nomor taolu qiangshu senior putra dan jianshu putra, menunjukkan keahliannya di berbagai disiplen. Dua perunggu lainnya dipersembahkan oleh Anastasya Astuti dari nangun senior putri dan Dewi Erviani dari sanda 52kg putri, menegaskan dominasi Jambi di berbagai kategori.
Apresiasi dan Perjuangan Atlet Wushu Jambi
Manajer wushu Jambi, Rio Setiadi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Jambi atas dukungan dan doa yang telah diberikan. "Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para atlet wushu yang telah berjuang sampai hari terakhir pertandingan dan mempersembahkan emas untuk Jambi," kata Rio di arena GOR Djarum Kaliputu.
Perjuangan para atlet wushu Jambi di PON Bela Diri 2025 ini tidaklah mudah. Kontingen Jambi mengirimkan total 17 atlet wushu untuk bersaing di berbagai nomor pertandingan. Dedikasi dan latihan keras mereka terbayar lunas dengan perolehan satu medali emas, dua perak, dan empat perunggu, yang menjadi kebanggaan bagi Provinsi Jambi.
Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi atlet-atlet muda Jambi lainnya untuk terus berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat juga menjadi kunci penting dalam pengembangan olahraga wushu di Jambi ke depannya. Prestasi ini menandai babak baru bagi olahraga bela diri di provinsi tersebut.
Sumber: AntaraNews