78.000 Tiket Mudik Gratis Bus dan Kereta Disiapkan pada Lebaran 2026
Kementerian Perhubungan akan memberikan tiket mudik gratis menggunakan kereta api dan bus pada saat Lebaran tahun 2026.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menyediakan lebih dari 78 ribu tiket mudik gratis untuk Lebaran 2026. Tiket tersebut dialokasikan untuk dua jenis moda transportasi, yaitu bus dan kereta api. Langkah ini merupakan tambahan dari dana sebesar Rp 911 miliar yang disiapkan untuk subsidi tarif transportasi selama Hari Raya Idulfitri 2026.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan bahwa sekitar 50 ribu tiket mudik gratis melalui bus telah disiapkan, yang akan menghubungkan ke 34 provinsi. "Kami dari Kementerian Perhubungan juga menyiapkan beberapa diskon. Diantaranya adalah untuk moda transportasi kami menyiapkan mudik gratis untuk tujuan 34 provinsi dengan menggunakan 401 kendaraan bus," jelasnya di Stasiun Gambir, Jakarta, pada Selasa (10/2).
"Kemudian kami juga menyiapkan tiket gratis untuk penumpang sebanyak 50 ribu penumpang ekonomi," ujar Menhub.
Selain bus, Kemenhub juga akan memberikan tiket mudik gratis untuk kereta api di Pulau Jawa, dengan alokasi untuk lebih dari 28 ribu penumpang. "Dan juga moda transportasi gratis, ada mudik gratis untuk kereta api jalur Pulau Jawa untuk lintas utara, lintas tengah dan selatan. Dengan target sekitar 28.182 penumpang," imbuh Menhub.
Diskon Tiket Kereta Api
Pemerintah juga mengumumkan adanya insentif ekonomi berupa stimulus tarif transportasi sebesar Rp 911,16 miliar pada Lebaran 2026. Dana tersebut ditujukan untuk menurunkan tarif angkutan selama musim mudik Lebaran, yang mencakup diskon tiket untuk kereta api, kapal laut, hingga pesawat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menginformasikan bahwa dana Rp 911 miliar lebih tersebut berasal dari alokasi APBN maupun non-APBN.
Diskon Tiket KA
Pada tahun ini, dalam rangka menyambut libur hari besar nasional, pemerintah telah mengeluarkan stimulus ekonomi berupa diskon untuk transportasi. Total anggaran yang disediakan mencapai 911,16 miliar rupiah, yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) serta sumber non-APBN," ungkapnya di lokasi yang sama.
Untuk diskon tarif kereta api, PT KAI (Persero) akan melaksanakan program ini selama 15 hari, mulai dari 14 hingga 29 Maret 2026. Diskon yang diberikan mencapai 30 persen dari harga tiket normal.
"Sekali lagi, potongan sebesar 30 persen dari harga tiket ini ditargetkan dapat menarik 1,2 juta penumpang," tambah Airlangga. Di sisi lain, untuk angkutan kapal, dua BUMN juga akan memberikan diskon tarif.
Di antaranya adalah PT Pelni (Persero) untuk angkutan laut dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk angkutan penyeberangan.
Diskon Kapal dan Pesawat
PT Pelni (Persero) akan memberikan potongan harga sebesar 30 persen dari tarif dasar bagi penumpang kapal laut. Diskon ini berlaku untuk periode 11 Maret hingga 5 April 2026 dan ditujukan kepada 445 ribu penumpang.
Selain itu, PT ASDP Indonesia Ferry juga menerapkan diskon tarif angkutan penyeberangan yang mencapai 100 persen dari biaya jasa pelabuhan, yang berlaku dari 12 hingga 31 Maret 2026. Di samping itu, pemerintah turut memberikan diskon untuk tarif pesawat selama masa angkutan mudik Lebaran 2026, yang ditargetkan untuk sekitar 3,3 juta penumpang pesawat.
Menurut pernyataan resmi, "Angkutan udara untuk periode 14 sampai 29 Maret 2026, dengan diskon tarif antara 17-18 persen untuk kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri, targetnya 3,3 juta penumpang," tutur dia. Dengan adanya berbagai diskon ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah penumpang dan memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan selama periode mudik Lebaran.