Arus Balik Lebaran 2026: Mobilitas Penumpang KAI Daop 8 Tetap Tinggi Jelang Akhir Libur
Mobilitas penumpang KAI Daop 8 Surabaya masih sangat tinggi menjelang berakhirnya masa libur Lebaran 2026, dengan ribuan orang kembali ke kota asal mereka.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat lonjakan mobilitas warga yang menggunakan kereta api (KA) menjelang berakhirnya masa libur Lebaran 2026. Banyak masyarakat mulai kembali ke kota asal masing-masing untuk bekerja dan beraktivitas, sehingga menyebabkan kepadatan di berbagai stasiun. Hal ini menunjukkan bahwa puncak arus balik Lebaran masih terasa signifikan di wilayah Daop 8 Surabaya.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengonfirmasi bahwa tren mobilitas penumpang tetap tinggi pada Jumat, 27 Maret 2026. Proyeksi jumlah penumpang pada hari tersebut diperkirakan mencapai 47.958 orang. Angka ini terdiri dari 27.641 penumpang yang datang dan 20.317 penumpang yang diberangkatkan, dengan potensi peningkatan hingga akhir hari.
Data tersebut mengindikasikan bahwa meskipun libur Lebaran akan segera usai, masyarakat masih memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk perjalanan kembali. KAI Daop 8 terus berupaya memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh pelanggan. Pihak KAI juga mengimbau penumpang untuk mempersiapkan diri dengan baik.
Kepadatan Penumpang di Stasiun Utama Daop 8
Tingginya mobilitas penumpang selama arus balik Lebaran 2026 terlihat jelas di beberapa stasiun utama di wilayah KAI Daop 8 Surabaya. Stasiun Surabaya Gubeng mencatat volume penumpang tertinggi dengan 13.998 orang. Angka ini menunjukkan peran sentral stasiun tersebut sebagai titik kedatangan dan keberangkatan bagi banyak pemudik.
Selain Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi juga mengalami kepadatan signifikan dengan 13.580 penumpang. Sementara itu, Stasiun Malang menjadi stasiun ketiga tersibuk dengan melayani 7.536 penumpang. Kepadatan di ketiga stasiun ini mencerminkan tingginya permintaan akan layanan kereta api di Jawa Timur.
Volume penumpang yang tinggi ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat mengandalkan transportasi kereta api untuk perjalanan jarak jauh. KAI Daop 8 terus memantau situasi dan melakukan penyesuaian operasional jika diperlukan. Hal ini dilakukan demi menjaga kelancaran arus penumpang yang kembali beraktivitas.
Total Layanan dan Puncak Arus Balik
Selama periode Angkutan Lebaran 2026, terhitung sejak 11 hingga 27 Maret, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani jumlah penumpang yang masif. Total sebanyak 792.790 penumpang telah menggunakan layanan kereta api di wilayah ini. Angka tersebut terbagi menjadi 407.931 penumpang berangkat dan 384.859 penumpang datang, menunjukkan keseimbangan pergerakan.
Mahendro Trang Bawono juga menjelaskan bahwa puncak arus balik Lebaran 2026 telah terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026. Pada hari tersebut, KAI Daop 8 melayani jumlah penumpang mencapai 57.210 orang dalam satu hari. Meskipun puncak telah terlewati, volume penumpang tetap berada pada level yang tinggi.
Penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026 juga menunjukkan angka yang impresif. Hingga saat ini, sebanyak 477.739 tiket telah terjual, atau sekitar 85 persen dari total kapasitas yang disediakan. Ini menandakan bahwa sebagian besar kursi telah terisi, namun masih ada sisa tiket yang bisa dimanfaatkan.
Program Diskon dan Imbauan KAI Daop 8
Dalam upaya mendukung mobilitas masyarakat dan memberikan kemudahan, KAI Daop 8 menghadirkan berbagai program diskon. Salah satunya adalah diskon 30 persen untuk tiket kereta ekonomi komersial yang berlaku pada periode 14 hingga 29 Maret 2026. Total 188.288 tiket disediakan dalam program ini.
Hingga saat ini, sebanyak 148.631 tiket diskon telah terjual, atau sekitar 79 persen dari total kuota. Ini berarti masih tersedia sekitar 39 ribu tiket diskon yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Ketersediaan tiket promo ini diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan bagi penumpang.
Selain itu, KAI Daop 8 juga menawarkan program “Tabur Berkah Hari Raya” berupa diskon tarif parsial. Program ini ditujukan untuk perjalanan menuju Yogyakarta dan Semarang pada periode 22 hingga 30 Maret 2026. Mahendro Trang Bawono mengimbau seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan perjalanan.
Sumber: AntaraNews