Arus Balik KAI Daop 8 Surabaya Masih Tinggi, Diprediksi Angkut Puluhan Ribu Penumpang
Arus balik KAI Daop 8 Surabaya pada 29 Maret 2026 masih menunjukkan angka tinggi, diperkirakan mencapai 52.409 penumpang. Simak detail volume penumpang di stasiun-stasiun utama dan imbauan penting dari KAI Daop 8 Surabaya.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan bahwa arus balik di wilayah KAI Daop 8 Surabaya masih berada pada tingkat yang tinggi pada Minggu, 29 Maret 2026. Diperkirakan sebanyak 52.409 penumpang memanfaatkan layanan kereta api di wilayah ini. Angka tersebut mencakup 29.346 penumpang datang dan 23.063 penumpang yang berangkat dari berbagai stasiun di Daop 8 Surabaya.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyatakan bahwa jumlah penumpang ini berpotensi terus bertambah. Hal ini mengingat jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api yang masih berlangsung hingga malam hari. Situasi ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pasca-libur Lebaran, yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama.
Data terkini menunjukkan bahwa tiga stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya mencatatkan volume penumpang tertinggi. Stasiun-stasiun tersebut menjadi titik sentral pergerakan penumpang baik yang tiba maupun yang akan berangkat. KAI terus berupaya memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh pelanggan di tengah tingginya arus balik ini.
Volume Penumpang Arus Balik di Daop 8 Surabaya
Pada tanggal 29 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya mencatat volume penumpang yang signifikan dalam arus balik Lebaran. Total penumpang yang diperkirakan mencapai 52.409 orang menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat masih sangat tinggi. Dari jumlah tersebut, penumpang yang tiba di wilayah Daop 8 Surabaya lebih banyak dibandingkan yang berangkat.
Rinciannya, terdapat 29.346 penumpang datang dan 23.063 penumpang berangkat. Angka ini mencerminkan dominasi pergerakan menuju wilayah Daop 8 Surabaya setelah periode libur. Mahendro Trang Bawono menegaskan bahwa data ini bersifat sementara dan masih dapat berubah.
Peningkatan jumlah penumpang dapat terjadi seiring dengan berjalannya seluruh jadwal kereta api. KAI Daop 8 Surabaya terus memantau dan mengelola operasional untuk mengakomodasi lonjakan penumpang ini. Hal ini dilakukan demi menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan kereta api.
- Stasiun Surabaya Gubeng menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi, melayani 16.294 penumpang. Angka ini terdiri dari 6.584 penumpang naik dan 9.710 penumpang turun.
- Stasiun Surabaya Pasarturi menyusul dengan 15.104 penumpang, dengan rincian 6.467 penumpang naik dan 8.637 penumpang turun.
- Stasiun Malang menempati posisi ketiga dengan 8.358 penumpang, yang meliputi 2.836 penumpang naik dan 5.522 penumpang turun.
Rekapitulasi Angkutan Lebaran 2026 KAI Daop 8
Selama periode Angkutan Lebaran 2026, yang berlangsung dari 11 hingga 29 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah memberikan pelayanan kepada total 902.543 penumpang. Jumlah ini terbagi menjadi 457.917 penumpang berangkat dan 444.626 penumpang datang. Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api selama masa libur panjang.
Secara keseluruhan, KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan akan melayani sebanyak 990.294 penumpang selama seluruh periode Angkutan Lebaran 2026. Proyeksi ini mencakup 497.008 penumpang berangkat dan 493.286 penumpang datang. Target ini menunjukkan upaya maksimal KAI dalam melayani kebutuhan transportasi masyarakat.
Puncak arus balik di KAI Daop 8 Surabaya sendiri telah terjadi pada tanggal 24 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, layanan mencapai 57.210 penumpang. Detailnya, ada 31.684 penumpang datang dan 25.526 penumpang berangkat, menandai periode tersibuk dalam arus balik Lebaran.
Imbauan Penting untuk Perjalanan Aman dan Nyaman
Untuk memastikan setiap perjalanan tetap lancar dan nyaman, KAI Daop 8 Surabaya memberikan beberapa imbauan penting kepada seluruh pelanggan. Pelanggan disarankan untuk tidak datang terlalu mendekati waktu keberangkatan kereta api. Mengatur waktu tiba di stasiun lebih awal sangat dianjurkan guna menghindari risiko tertinggal kereta.
Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya juga menekankan pentingnya menjaga dan mengawasi barang bawaan. Imbauan ini berlaku baik selama berada di area stasiun maupun sepanjang perjalanan menggunakan kereta api. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan bersama bagi seluruh penumpang.
KAI juga mengingatkan pelanggan untuk melakukan perjalanan sesuai dengan relasi yang tertera pada tiket yang dimiliki. Penumpang tidak diperbolehkan melebihi relasi yang telah ditentukan. Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan, keamanan, dan ketertiban bersama di dalam kereta api serta di lingkungan stasiun.
Sumber: AntaraNews