5 Kali Digagalkan! Petugas Lapas Narkotika Jakarta Temukan Sabu dalam Ayam Kecap
Petugas Lapas Narkotika Jakarta kembali menunjukkan ketegasannya dengan menggagalkan penyelundupan sabu yang disembunyikan dalam masakan ayam kecap, menandai keberhasilan kelima di tahun 2025.
Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang pada Rabu, 22 Oktober. Barang tersebut berupa paket serbuk putih yang diduga narkotika jenis sabu. Penemuan ini dilakukan saat pemeriksaan makanan yang dibawa oleh seorang pengunjung untuk warga binaan.
Kejadian bermula ketika petugas di area layanan penggeledahan makanan mencurigai sebuah bungkus masakan ayam kecap. Kecurigaan ini kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih mendalam terhadap isi bungkusan tersebut. Penggagalan ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Narkotika Jakarta dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Syarpani, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menolerir segala bentuk pelanggaran. Setiap upaya penyelundupan, sekecil apa pun, akan ditindak tegas. Barang bukti dan pengunjung yang bersangkutan telah diserahkan kepada Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kronologi Penemuan Sabu dalam Ayam Kecap
Penyelundupan sabu di Lapas Narkotika Jakarta terjadi saat petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap makanan pengunjung. Kecurigaan muncul pada bungkus ayam kecap yang dibawa untuk salah satu warga binaan. Petugas dengan sigap melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap makanan tersebut.
“Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan 10 paket kecil berisi serbuk putih yang diduga merupakan narkotika, disembunyikan dengan rapi di dalam potongan ayam,” kata Syarpani dalam keterangan resminya. Penemuan ini menunjukkan modus operandi yang semakin beragam dalam upaya memasukkan barang haram ke dalam lapas.
Setelah penemuan tersebut, petugas segera mengamankan barang bukti dan melaporkannya kepada kepala lapas. Langkah cepat ini merupakan bagian dari prosedur standar operasional untuk menangani kasus penyelundupan narkoba. Penemuan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan petugas.
Komitmen Lapas Narkotika Jakarta Berantas Narkoba
Syarpani menegaskan bahwa Lapas Narkotika Jakarta akan terus memperketat pengawasan di seluruh area. Hal ini dilakukan untuk memastikan lingkungan lapas bebas dari narkoba dan barang terlarang lainnya. Pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran yang mengancam keamanan.
“Ini bukti nyata bahwa kami tidak akan lengah. Setiap upaya penyelundupan, sekecil apa pun, akan kami tindak tegas. Lapas Narkotika Jakarta berkomitmen untuk menciptakan lingkungan bebas dari narkoba dan barang terlarang,” ucap Syarpani. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pihak lapas.
Penggagalan penyelundupan sabu ini merupakan yang kelima kalinya sepanjang tahun 2025. Keberhasilan ini menegaskan kembali komitmen Lapas Narkotika Jakarta dalam perang total melawan narkoba. Upaya ini sejalan dengan arahan dari pimpinan tertinggi.
“Seperti yang selalu diingatkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi bahwa zero narkoba adalah harga mati,” tambah Syarpani. Pesan ini menjadi pegangan bagi seluruh jajaran petugas dalam menjalankan tugas.
Penyelidikan Lebih Lanjut dan Peran Komunikasi Wartel
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya hubungan antara pengunjung yang membawa makanan dengan salah satu warga binaan. Komunikasi antara keduanya diduga terjadi melalui wartel khusus yang disediakan di lapas. Dugaan ini mengarah pada perencanaan matang di balik upaya penyelundupan sabu.
Diduga, komunikasi via wartel itulah yang menjadi sarana pengaturan upaya penyelundupan barang haram tersebut. Pihak berwenang akan mendalami lebih lanjut bagaimana komunikasi ini dimanfaatkan. Hal ini penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di dalam lapas.
Menurut Syarpani, barang bukti 10 paket sabu dan pengunjung yang bersangkutan telah diserahkan kepada Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur. Penyerahan ini bertujuan untuk dilakukan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut. Langkah ini diharapkan dapat mengungkap jaringan di balik penyelundupan ini.
Kerja sama dengan pihak kepolisian menjadi kunci dalam penanganan kasus narkoba. Penyelidikan yang mendalam akan membantu mengungkap pelaku utama dan jaringan yang terlibat. Lapas Narkotika Jakarta terus berupaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Sumber: AntaraNews