5 Hari Kabur dari Rumah, Gadis Asal Musi Rawas Ditemukan Tewas di Tumpukan Sampah
Jasad ditemukan dalam kondisi mengenaskan di tumpukan sampah di Jalan Lintas Liku 9, Desa Tebat Monok, Kepahiang, Bengkulu, Selasa (10/3).
Teka-teki hilangnya gadis berusia 22 tahun inisial SP asal Musi Rawas, Sumatra Selatan, akhirnya terkuak. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal di tumpukan sampah.
Jasad ditemukan dalam kondisi mengenaskan di tumpukan sampah di Jalan Lintas Liku 9, Desa Tebat Monok, Kepahiang, Bengkulu, Selasa (10/3). Kondisinya sudah membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap.
Dari identifikasi, jasad itu adalah SP, gadis asal Sungai Pinang, Muara Lakitan, Musi Rawas yang dilaporkan hilang sejak Kamis (5/3). Keluarga telah berangkat ke Bengkulu untuk menjemput jasad korban.
"Benar, warga kami yang hilang lima hari ditemukan meninggal di Bengkulu, di tumpukan sampah," ungkap Kapolsek Muara Lakitan Musi Rawas AKP Hendrawan, Rabu (11/3).
Laporan Resmi
Hendrawan menyebut keluarga sudah membuat laporan resmi ke Polres Kepahiang. Keluarga berharap polisi dapat mengungkap penyebab kematian korban.
"Sudah dilaporkan dan polisi masih melakukan penyelidikan," kata Hendrawan.
Korban Meningalkan Rumah
Hendrawan menjelaskan, korban meninggalkan rumahnya sejak Kamis (5/3). Keluarga tidak mengetahui alasan korban pergi karena tanpa ada gelagat aneh apapun.
Saat pergi, korban hanya membawa pakaian yang dikenakan dan ponsel. Saat dilaporkan, korban tak bisa dihubungi sehingga menyulitkan menemukannya dengan cepat.