Sorot
{{caption}}
Argentina vs Austria: Lionel Messi Jujur Sangat Senang

{{caption}}
Rp 17,5 Triliun Bansos Pangan Siap Disebar ke 33,2 Juta Penerima

{{caption}}
Tujuan Prabowo Jadikan Himbara Perbankan Patriotik

{{caption}}
Kenalkan Perbankan Patriotik, Prabowo Ingin Himbara Tak Hanya Kejar Laba

{{caption}}
Stasiun JIS Mulai Beroperasi, Ini Rute dan Jadwal Perjalanannya

{{caption}}
Biaya Produksi Naik, Pemerintah Tahan Harga Minyakita

Topik Terkait
{{caption}}
Gubernur Pramono Respons Keluhan Warga Soal Kali Ciliwung

Pemprov DKI percepat penanganan Kali Ciliwung usai keluhan warga Menteng viral. Fokus pada normalisasi dan pengerukan sedimentasi hingga 178 ribu kubik.

{{caption}}
DKI Jakarta Manfaatkan Kemarau untuk Percepat Pengerukan Kali Jakarta Atasi Banjir

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah proaktif dengan mempercepat Pengerukan Kali Jakarta selama musim kemarau panjang, sebagai upaya krusial untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan tiba. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasit

{{caption}}
Setahun Pimpin Jakarta, Pramono Akui Macet dan Banjir Belum Tuntas

Pramono menyampaikan pengakuan itu dalam acara Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah di Taman Ayodia, Jakarta.

{{caption}}
Gubernur Pramono Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Tuntas 2027

Pengerukan itu menjadi salah satu bagian dari upaya normalisasi sungai dan pengendalian banjir di Jakarta yang ditargetkan tuntas pada 2027.

{{caption}}
Pemprov DKI Jakarta Percepat Normalisasi Kali Cakung Lama untuk Atasi Banjir

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera melakukan normalisasi Kali Cakung Lama, sebuah langkah krusial untuk mengatasi masalah banjir kronis di wilayah Kelapa Gading hingga Cilincing.

{{caption}}
Gubernur Pramono Anung Ungkap Penyebab dan Solusi Atasi Banjir Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyoroti kebiasaan buang sampah sembarangan dan bangunan liar sebagai pemicu utama Banjir Jakarta, di samping cuaca ekstrem. Simak langkah konkret Pemprov DKI dalam menanggulangi bencana ini.

{{caption}}
Biang Kerok Banjir Jakut karena Kali Cakung Lama Menyempit, Pramono Anung Segera Lakukan Normalisasi

Normalisasi akan menjadi program prioritas penanganan banjir usai ditemukan adanya penyempitan alur (bottleneck) sungai yang menghambat aliran air menuju laut.

{{caption}}
Dikritik LBH–Walhi soal Banjir, Pramono Anung Klaim Pakai Pendekatan Baru

LBH Jakarta dan Walhi menilai Pramono mengulang kebiasaan usang Gubernur Jakarta terdahulu dalam menangani banjir.

{{caption}}
Gubernur Pramono Soal Penanganan Banjir Jakarta: Jangan Lagi Kita Tergopoh-gopoh

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencanangkan proyek JakTirta 2025–2027 untuk pengendalian banjir dan rob secara terencana, berkelanjutan, dan tidak reaktif.

{{caption}}
Strategi Pramono Anung Atasi Banjir di Cipinang Melayu

Pramono mengatakan, salah satu yang paling mungkin dikerjakan secara cepat mengurangi titik banjir di Cipinang Melayu melakukan naturalisasi 34 bidang lahan.

{{caption}}
Pembebasan Lahan Untuk Normalisasi Ciliwung Fokus di Tiga Titik dan Ditargetkan Rampung 2024, Ini Lokasinya

Pembebasan lahan ini dilakukan untuk membangun turap atau beton pembatas di sepanjang sisi sungai untuk menahan debit air.

{{caption}}
Wali Kota Medan Rico Waas Manfaatkan Gotong Royong untuk Serap Aspirasi Warga, Fokus Atasi Banjir dan Infrastruktur

Wali Kota Medan Rico Waas kembali menggelar Gotong Royong dan Sapa Warga untuk serap aspirasi masyarakat, menyoroti masalah banjir, infrastruktur, dan keamanan kota demi pembangunan daerah yang lebih baik.

{{caption}}
Kebut Normalisasi Sungai, Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

Menurut Tito, pelibatan pihak ketiga dapat menjadi salah satu solusi untuk mempercepat normalisasi sungai.

{{caption}}
Penanaman Mangrove Demak: Solusi Jangka Panjang Pemkab Atasi Rob dan Abrasi

Pemerintah Kabupaten Demak gencar melakukan Penanaman Mangrove Demak di pesisir Tambakbulusan sebagai upaya mitigasi banjir rob dan abrasi. Bagaimana strategi komprehensif ini dijalankan?

{{caption}}
Pemkab Sigi Segera Normalisasi Sungai Mataue, Jamin Keamanan Warga dari Ancaman Banjir

Pemerintah Kabupaten Sigi bergerak cepat melakukan normalisasi sungai di Desa Mataue demi menjamin keamanan warga dari ancaman banjir bandang yang kerap melanda.

{{caption}}
Banjir Bolano Lambunu Parimo Terdampak 58 KK, BPBD Lakukan Asesmen Cepat

Bencana hidrometeorologi berupa banjir melanda Kecamatan Bolano Lambunu, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyebabkan 58 kepala keluarga terdampak. BPBD Parimo segera melakukan asesmen untuk penanganan.

{{caption}}
DPUPR Bangka Tengah Intensifkan Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir di Sungai Selan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bangka Tengah gencar melakukan normalisasi sungai demi menanggulangi banjir di Kecamatan Sungai Selan. Apa saja upaya komprehensif yang dilakukan?

{{caption}}
Diduga Aniaya Warga, Polsek Moncongloe Evakuasi Rumah Terduga Pelaku saat Dikepung Warga

Diduga adanya penikaman beredar di media sosial. Kepolisian Sektor Moncongloe mengevakuasi 11 orang dari amukan warga.

{{caption}}
Nilai TKA Jadi Faktor Utama Seleksi, SPMB SMAN 1 Semarang Gunakan Bobot 50 Persen

Panitia pelaksana menyebut kebijakan tersebut mengikuti arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

{{caption}}
Pemerintah Lanjutkan Bansos Pangan untuk 33,24 Juta Penerima Mulai Juli

Pemerintah melanjutkan bantuan pangan bagi 33,24 juta penerima hingga September 2026 dan menyiapkan subsidi kedelai untuk pengrajin tahu-tempe.

{{caption}}
Dishub DKI Tegaskan Parkir di Jalan Mayjen Sutoyo Masih Diperbolehkan dengan Ketentuan Tertentu

Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai respons atas keluhan warga mengenai kondisi koridor jalan yang dinilai semrawut.

{{caption}}
Polda Jabar Bentuk Tim Khusus Buru Terduga Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Kekasih Selama 3 Tahun

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan perkara sekaligus memastikan proses hukum berjalan secara menyeluruh.

{{caption}}
Simpatisan Janji Keliling Alun-Alun Pakai Pampers Jika Sudewo Bebas

Massa yang datang berasal dari berbagai kawasan di Pati, mulai dari wilayah barat, timur, utara, hingga selatan.