Advertisement
Pembebasan Lahan Untuk Normalisasi Ciliwung Fokus di Tiga Lahan dan Ditargetkan Rampung 2024, Ini Lokasinya
Pembebasan lahan di tiga titik area di sepanjang pengerjaan normalisasi Kali Ciliwung rampung 2024.
Advertisement
Lokasi Pembebasan Lahan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menargetkan pembebasan lahan di tiga titik area di sepanjang pengerjaan normalisasi Kali Ciliwung rampung 2024. Hal itu dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin. "Jadi pokoknya kita sampai 2024 fokus dulu di Cililitan, Rawajati, sama Cawang," kata Ika di Inlet Sodetan Ciliwung, Jakarta Timur, Senin (31/7).
Advertisement
Penjelasan Pemprov DKI Jakarta
Ika menjelaskan, berbeda dengan proyek Sodetan Ciliwung yang pembebasan lahannya merupakan wewenang Kementerian PUPR. Sedangkan, pada proyek Normalisasi Kali Ciliwung pembebasan lahannya menjadi tugas Pemprov DKI Jakarta. "Kalau dinormalisasi Ciliwung pembebasan lahannya Pemprov DKI, fisiknya kementerian. Kalau di sodetan provinsi DKI cuma koordinasi, penetapan lokasi, nah tapi pembebasan lahan dan fisiknya ada di kementerian," jelas Ika.
Advertisement
Pembebasan Lahan Untuk Bangun Beton Pembatas
Pembebasan lahan ini dilakukan untuk membangun turap atau beton pembatas di sepanjang sisi sungai untuk menahan debit air.
Advertisement
Sebagaimana diketahui, proyek normalisasi Kali Ciliwung menjadi proyek pembangunan prioritas yang dikerjakan Pemprov DKI bersama pemerintah pusat.
"Rawajati itu 2023, Cililitan 2023, Cawang 2024," kata dia.
Advertisement
Sodetan Ciliwung Diresmikan Usai 11 Tahun Mangkrak
Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sodetan Ciliwung di Jakarta Timur, Senin (31/7). Dia berharap keberadaan Sodetan Ciliwung yang sudah selesai dikerjakan dapat mengurangi banjir yang ada di DKI Jakarta. Khususnya, enam kelurahan yang ada di sekitar lokasi. "(Sodetan Ciliwung) ini bisa menyelesaikan paling tidak enam kelurahan enggak banjir lagi. Dan dengan selesainya Sodetan Ciliwung ini juga menyelesaikan banjir Jakarta," kata Jokowi saat meresmikan Sodetan Ciliwung di Jakarta Timur, Senin (31/7).
Advertisement
Sodetan Ciliwung Untuk Menangani Banjir
Jokowi mengatakan bahwa penanganan banjir di Jakarta harus dilakukan dari hulu sampai hilir. Untuk itu, pemerintah juga menyelesaikan pembangunan Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi di Jawa Barat.
Advertisement
Jokowi menyampaikan penanganan banjir di Jakarta belum cukup dengan Sodetan Ciluwung saja. Ada 12 sungai perlu ditangani agar banjir di Jakarta dapat terselesaikan.
"Tahun lalu telah selesai kita bangun di Bogor yang namanya Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi, tahun 2022. Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi. Kemudian hari ini telah selesai dikerjakan sodetan Ciliwung," jelas Jokowi.