Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas kembali memanfaatkan kegiatan Gotong Royong dan Sapa Warga pada Minggu, 21 Juni, untuk menyerap aspirasi serta keluhan masyarakat terkait pembangunan daerah. Inisiatif ini merupakan upaya berkelanjutan pemerintah kota untuk mendekatkan diri dengan warganya. Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Medan Barat ini menjadi wadah dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rico Waas menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar turut berkontribusi dalam pembangunan Kota Medan. Masukan dan kritikan dari warga sangat diharapkan untuk menjadi dasar perbaikan dan pengembangan kota. Dengan demikian, pembangunan yang dilakukan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.
Rico Waas juga menjelaskan bahwa dalam setiap kegiatan Gotong Royong dan Sapa Warga, ia selalu membawa serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran OPD ini krusial untuk menindaklanjuti secara langsung aspirasi dan keluhan yang disampaikan oleh masyarakat. Hal ini memastikan bahwa setiap permasalahan yang diutarakan dapat segera ditangani oleh pihak yang berwenang.
Advertisement
Advertisement
Fokus Aspirasi Warga dan Respons Pemerintah Kota
Berbagai aspirasi masyarakat telah diterima oleh Wali Kota Rico Waas selama kegiatan ini, mencakup permasalahan mendasar seperti infrastruktur, kesehatan, keamanan, dan mitigasi bencana banjir. Isu-isu ini menjadi prioritas yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah kota. Aspirasi yang disampaikan mencerminkan kebutuhan mendesak warga di wilayah masing-masing.
Menanggapi keluhan terkait infrastruktur dan fasilitas umum, Wali Kota Rico Waas langsung menginstruksikan jajarannya untuk segera turun ke lokasi. Perbaikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang mati dan kabel-kabel yang putus menjadi target penanganan cepat. Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkot Medan dalam memberikan respons yang tanggap terhadap masalah fasilitas publik.
Untuk meningkatkan keamanan di Kota Medan, pihak pemerintah kota berencana menggencarkan patroli bersama dengan pemangku kebijakan terkait. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga. Upaya preventif dan responsif akan terus ditingkatkan untuk menjaga ketertiban umum.
Advertisement
Wali Kota Rico Waas menegaskan bahwa semua aspirasi dan keluhan masyarakat akan ditindaklanjuti dengan serius. Ia telah menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi erat dengan pemangku kebijakan terkait guna mencari solusi terbaik. Komitmen ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap suara warga didengar dan diakomodasi demi pembangunan kota yang lebih baik.
Advertisement
Penanganan Banjir dan Koordinasi Pusat
Salah satu isu krusial yang diangkat oleh masyarakat adalah mitigasi bencana banjir yang kerap melanda Kota Medan. Wali Kota Rico Waas mengakui bahwa banjir sering terjadi karena sungai-sungai di kota tersebut telah lama tidak dinormalisasi, serta tidak lepas dari dampak alih fungsi lahan. Permasalahan ini memerlukan penanganan komprehensif dari berbagai pihak.
Meskipun pengelolaan sungai berada di bawah wewenang Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra II, yang merupakan bagian dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Wali Kota Rico Waas menegaskan bahwa Pemkot Medan tidak akan tinggal diam. Ia berjanji akan terus mendesak dan bersinergi dengan pemerintah pusat untuk menuntaskan normalisasi sungai. Kolaborasi ini penting untuk mengatasi akar masalah banjir secara efektif.
Selain upaya koordinasi dengan pemerintah pusat, Pemkot Medan juga bakal menggencarkan normalisasi drainase di seluruh wilayah kota. Langkah ini diambil sebagai tindakan antisipatif sembari menunggu realisasi koordinasi dengan pusat dalam mitigasi bencana banjir. Normalisasi drainase diharapkan dapat mengurangi genangan air dan dampak banjir di permukiman warga.
Advertisement
Melalui kegiatan Gotong Royong dan Sapa Warga ini, Wali Kota Rico Waas meyakini bahwa persoalan di lapangan terkait pembangunan daerah dapat berjalan semestinya. Dengan menerima masukan dari berbagai elemen masyarakat, pemerintah dapat membuat kebijakan yang lebih tepat sasaran. Ia kembali menginstruksikan jajaran untuk mengakomodasi aspirasi dan keluhan masyarakat demi pembangunan kota yang lebih baik di masa depan.
Sumber: AntaraNews