11 Barang yang Sebaiknya Tidak Diletakkan di Dekat Tempat Tidur demi Kenyamanan dan Keamanan

Simak beberapa barang yang sebaiknya tidak diletakkan di dekat tempat tidur beserta alasannya.

Ricka Milla Suatin
Oleh Ricka Milla Suatin - Reporter
11 Barang yang Sebaiknya Tidak Diletakkan di Dekat Tempat Tidur demi Kenyamanan dan Keamanan
Ilustrasi kasur di kamar tidur. (dok. pexels.com/@burst)

Kamar tidur merupakan ruang yang dirancang untuk beristirahat dan memulihkan kondisi tubuh setelah menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari. Agar fungsi tersebut tetap optimal, penataan barang di dalam kamar perlu diperhatikan, terutama pada area di sekitar tempat tidur yang menjadi pusat aktivitas beristirahat.

Banyak orang meletakkan berbagai benda di dekat tempat tidur demi alasan kepraktisan. Padahal, beberapa barang justru dapat mengganggu kualitas tidur, memengaruhi kenyamanan, mengurangi kebersihan kamar, hingga meningkatkan risiko keselamatan. Berikut 11 barang yang sebaiknya tidak diletakkan di dekat tempat tidur beserta alasannya, dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber, Minggu (26/7).

1. Ponsel dan Perangkat Elektronik

Tips Meningkatkan Kualitas Tidur di Tengah Jadwal yang Padat - 2
ilustrasi bermain ponsel sebelum tidur/copyright freepik.com/freepik

Ponsel, tablet, laptop, maupun perangkat elektronik lainnya sering menjadi benda yang paling dekat dengan tempat tidur. Banyak orang menggunakannya untuk menonton video, membaca berita, bermain media sosial, atau membalas pesan sebelum tidur.

Kebiasaan tersebut dapat mengganggu kualitas tidur karena cahaya biru dari layar mampu menekan produksi melatonin, yaitu hormon yang membantu tubuh merasa mengantuk. Selain itu, notifikasi, getaran, atau keinginan untuk terus memeriksa ponsel dapat membuat otak tetap aktif sehingga seseorang lebih sulit terlelap. Penggunaan gawai secara berlebihan sebelum tidur juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko insomnia, stres, dan kecemasan pada sebagian orang.

Perangkat elektronik juga perlu digunakan dengan aman. Hindari meletakkan ponsel yang sedang diisi daya di bawah bantal, kasur, atau selimut karena panas yang terperangkap dapat meningkatkan risiko panas berlebih hingga kebakaran. Sebagian orang juga memilih menjauhkan perangkat elektronik dari tempat tidur sebagai langkah kehati-hatian terhadap paparan medan elektromagnetik (EMF), meskipun hingga saat ini bukti ilmiah mengenai dampaknya terhadap kualitas tidur masih belum konsisten.

2. Televisi

Televisi di kamar tidur memang memberikan hiburan sebelum tidur. Namun, keberadaannya sering membuat seseorang tanpa sadar menonton hingga larut malam sehingga waktu tidur menjadi berkurang.

Selain durasi menonton yang lebih panjang, cahaya dari layar televisi dan suara yang terus terdengar dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Akibatnya, tubuh menjadi lebih sulit memasuki fase tidur yang berkualitas.

Dalam pandangan feng shui, televisi juga dianggap membawa energi yang aktif melalui cahaya dan suara yang dihasilkannya. Bahkan ketika tidak digunakan, televisi dipercaya tetap menghadirkan energi yang kurang mendukung suasana kamar sebagai ruang untuk beristirahat.

3. Stopkontak dan Kabel Listrik

6 Cara Simpel Wujudkan Rumah yang Lebih Ramah Lingkungan
Ilustrasi mencabut perangkat dari stop kontak. (dok HutchRock/pixabay.com)

Area di samping tempat tidur sering dipenuhi stopkontak, terminal listrik, dan kabel pengisi daya. Jika tidak ditata dengan baik, kabel-kabel tersebut dapat mengganggu kenyamanan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan.

Kabel yang berserakan berpotensi membuat penghuni tersandung saat bangun di malam hari. Selain itu, penggunaan terminal listrik secara berlebihan juga dapat menyebabkan beban listrik meningkat sehingga memicu panas berlebih.

Stopkontak yang longgar, retak, atau charger yang terlalu panas sebaiknya segera diganti. Hindari pula membiarkan perangkat elektronik mengisi daya di atas kasur atau dekat bahan yang mudah terbakar seperti bantal dan selimut untuk mengurangi risiko korsleting maupun kebakaran.

4. Cermin

Cermin merupakan elemen yang umum ditemukan di kamar tidur, terutama bagi orang yang memiliki meja rias. Namun, penempatannya perlu diperhatikan agar tidak mengganggu kenyamanan saat beristirahat.

Secara psikologis, pantulan cahaya atau bayangan pada cermin dapat membuat sebagian orang lebih mudah terbangun ketika tidur. Melihat pantulan diri sendiri saat terbangun di malam hari juga dapat menimbulkan rasa kaget atau membuat pikiran kembali aktif sehingga sulit tidur lagi.

Menurut feng shui, cermin yang menghadap langsung ke tempat tidur dipercaya memantulkan energi sehingga dapat mengganggu ketenangan selama tidur. Jika ingin tetap menggunakan cermin di kamar, sebaiknya letakkan pada posisi yang tidak memantulkan tempat tidur secara langsung atau gunakan pintu lemari untuk menyembunyikannya saat tidak digunakan.

5. Buku dan Dokumen Kerja

Pengertian Ideologi Menurut Ahli
Ilustrasi Buku Credit: pexels.com/Salkind

Buku bacaan maupun dokumen pekerjaan sering diletakkan di meja samping tempat tidur agar mudah dijangkau. Meskipun terlihat praktis, kebiasaan ini dapat membuat kamar kehilangan fungsi utamanya sebagai tempat beristirahat.

Dokumen kerja dapat menjadi pengingat akan tugas, target, atau tanggung jawab yang belum selesai. Akibatnya, pikiran tetap bekerja meski tubuh sedang bersiap tidur sehingga proses relaksasi menjadi terganggu.

Selain itu, tumpukan buku dan berkas juga mudah mengumpulkan debu apabila jarang dibersihkan. Jika ingin membaca sebelum tidur, gunakan pencahayaan yang cukup dan posisi duduk yang nyaman, lalu simpan kembali buku di rak setelah selesai agar area tidur tetap rapi.

6. Foto dan Album Kenangan

Foto keluarga atau album kenangan memang mampu menghadirkan suasana yang hangat di dalam kamar. Namun, terlalu banyak meletakkannya di dekat tempat tidur dapat memengaruhi kondisi emosional sebagian orang.

Melihat foto-foto lama sebelum tidur dapat memunculkan rasa rindu, sedih, atau nostalgia yang membuat pikiran sulit benar-benar rileks. Bagi sebagian orang, hal ini dapat mengganggu proses tidur karena otak terus memikirkan pengalaman masa lalu.

Dalam feng shui, foto pribadi yang diletakkan di sekitar tempat tidur dipercaya membawa energi emosional yang cukup kuat. Oleh sebab itu, album kenangan sebaiknya disimpan di dalam lemari atau laci agar suasana kamar terasa lebih tenang dan netral.

7. Sepatu

Ilustrasi sepatu lari
Ilustrasi sepatu lari. (Image by gpointstudio on Freepik)

Sepatu merupakan barang yang digunakan saat beraktivitas di luar rumah sehingga mudah membawa debu, lumpur, bakteri, maupun kotoran lainnya. Karena itu, sepatu sebaiknya tidak diletakkan terlalu dekat dengan tempat tidur.

Selain mengurangi kebersihan kamar, sepatu yang diletakkan sembarangan juga dapat menimbulkan bau tidak sedap. Hal tersebut tentu membuat area tidur menjadi kurang nyaman, terutama jika sirkulasi udara di kamar terbatas.

Menurut feng shui, sepatu melambangkan energi dan aktivitas dari luar rumah. Menempatkannya di dekat tempat tidur dipercaya dapat membawa energi yang kurang harmonis ke dalam ruang yang seharusnya digunakan untuk beristirahat.

8. Barang yang Berantakan

Kardus, tas, pakaian, atau berbagai barang yang menumpuk di sekitar tempat tidur sering kali dianggap sepele. Padahal, kondisi kamar yang berantakan dapat memengaruhi kenyamanan secara keseluruhan.

Barang yang tidak tertata membuat kamar terasa lebih sempit dan menyulitkan proses membersihkan lantai. Selain itu, tumpukan barang juga menjadi tempat debu menumpuk dan berpotensi menjadi sarang serangga.

Dalam feng shui, kekacauan dipercaya menghambat aliran energi positif atau chi di dalam ruangan. Menjaga area sekitar tempat tidur tetap rapi dinilai dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman dan mendukung kualitas istirahat.

9. Makanan dan Minuman

Ilustrasi makan di tempat tidur
Ilustrasi makan di tempat tidur. (Image by freepik)

Menyimpan makanan atau minuman di dekat tempat tidur mungkin terasa praktis, terutama bagi orang yang gemar menikmati camilan sambil menonton atau membaca. Namun, kebiasaan ini memiliki sejumlah dampak yang perlu dipertimbangkan.

Sisa makanan, remahan, atau minuman yang tumpah dapat mengundang semut, kecoa, bahkan tikus. Selain membuat kamar menjadi kurang higienis, kebiasaan makan di tempat tidur juga dapat membuat otak mengaitkan tempat tidur dengan aktivitas makan sehingga kualitas tidur berpotensi menurun.

Dari sisi budaya, dalam sebagian kepercayaan tradisional Jawa, kamar tidur dipandang sebagai ruang yang tenang dan bersih sehingga makanan, terutama yang beraroma menyengat, sebaiknya tidak dibiarkan berada di sekitar tempat tidur. Terlepas dari kepercayaan tersebut, menjaga kamar tetap bersih memang membantu menciptakan lingkungan tidur yang lebih nyaman.

10. Hewan Peliharaan

Banyak pemilik hewan peliharaan merasa lebih nyaman tidur bersama kucing atau anjing kesayangannya. Meski demikian, kebiasaan ini tidak selalu cocok untuk semua orang.

Hewan dapat bergerak, bermain, atau membangunkan pemiliknya pada malam hari sehingga waktu tidur menjadi terganggu. Kurang tidur yang berlangsung terus-menerus dapat berdampak pada kesehatan tubuh dan konsentrasi saat beraktivitas.

Selain itu, bulu hewan, kutu, tungau, atau alergen lain yang menempel pada tubuh hewan dapat memperburuk gejala alergi pada sebagian orang. Agar tetap aman, pastikan hewan peliharaan dirawat dengan baik dan pertimbangkan menyediakan tempat tidur khusus apabila kualitas tidur Anda sering terganggu.

11. Obat-obatan

Mengonsumsi Obat Pereda Nyeri
Ilustrasi Obat Pereda Nyeri Credit: pexels.com/pixabay

Sebagian orang menyimpan obat di meja samping tempat tidur agar mudah dijangkau ketika diperlukan. Cara ini memang praktis, tetapi tidak semua jenis obat cocok disimpan di lokasi tersebut.

Banyak obat perlu disimpan pada tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Paparan panas maupun kelembapan yang tinggi dapat memengaruhi stabilitas obat sehingga kualitasnya menurun sesuai petunjuk penyimpanan pada kemasan.

Selain itu, obat-obatan harus disimpan di tempat yang aman dan tidak mudah dijangkau anak-anak maupun hewan peliharaan. Menggunakan kotak obat khusus di lemari penyimpanan merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan membiarkannya berada di dekat tempat tidur.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Barang yang Sebaiknya Tidak Diletakkan di Dekat Tempat Tidur

1. Apa saja manfaat menjaga area di sekitar tempat tidur tetap rapi?

Area di sekitar tempat tidur yang bersih dan tertata dapat menciptakan suasana tidur yang lebih nyaman, memudahkan mobilitas, mengurangi penumpukan debu, serta menurunkan risiko tersandung atau kecelakaan akibat barang yang berserakan.

2. Apakah semua barang dalam daftar harus dijauhkan sepenuhnya dari kamar tidur?

Tidak. Beberapa barang seperti buku, obat-obatan, atau perangkat elektronik masih boleh berada di kamar selama disimpan dengan benar dan tidak diletakkan terlalu dekat dengan tempat tidur. Yang terpenting adalah menjaga area tidur tetap aman, bersih, dan tidak dipenuhi benda yang dapat mengganggu kualitas istirahat.

3. Bagaimana cara menata area di dekat tempat tidur agar lebih nyaman?

Gunakan meja samping tempat tidur hanya untuk barang-barang yang benar-benar diperlukan, seperti lampu tidur atau segelas air minum bila diperlukan. Hindari menumpuk barang, rapikan kabel listrik, simpan dokumen kerja di tempat lain, serta rutin membersihkan area sekitar tempat tidur agar kamar tetap terasa tenang, higienis, dan mendukung kualitas tidur.

Rekomendasi