Melihat Kampung Palestina di Palmerah, Warganya Kompak Serukan Pesan Kemanusiaan
Warga setempat merasa resah dengan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina.
Warga setempat merasa resah dengan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina.
Melihat Kampung Palestina di Palmerah, Warganya Kompak Serukan Pesan Kemanusiaan
Warga di Palmerah, Kota Jakarta Barat, kompak menghias kampungnya dengan ornamen Palestina. Mereka menunjukkan rasa simpati sekaligus memprotes serangan Israel ke wilayah Gaza yang menewaskan ribuan orang. Cara ini dilakukan sebagai seruan pesan kemanusiaan.
Dihias Bendera Palestina
Seperti terpantau di lokasi, ornamen berupa bendera serta banner Palestina dipasang di tiap rumah warga.
Selain itu, warga juga memasang bendera merah putih dan botol yang dicat serupa di sudut-sudut kampung tersebut.
Permukiman ini semakin terlihat meriah, dengan adanya atribut Palestina dan bendera Indonesia.
Suarakan Pesan kemanusiaan
Terdapat pesan-pesan kemanusiaan yang disampaikan di banner-banner tersebut.
Pesan utama yang dituliskan adalah “Freedom for Palestine”, lengkap dengan gambar kepalan tangan bermotif bendera Palestina.
Menurut ketua RT setempat,Arif Maulana, pemasangan ornamen Palestina ini bermula dari keresahan warga akan banyaknya korban jiwa di Gaza.
Warga Resah dengan Banyaknya Korban Jiwa
Lanjut Arif Maulana, warga awalnya belum begitu mengikuti apa yang terjadi di Palestina.
Namun karena jumlah korbannya yang terus bertambah hingga ribuah, warga di sana kemudian merasa resah.
Pemasangan atribut sendiri merupakan bentuk solidaritas dan inisiasi dari warga di RT 10 gang tersebut.
“Awalnya belum begitu ngeh, karena mungkin biasa Palestina sama Israel, tapi lama-lama ini udah bukan kejadian, tapi masuknya kemanusiaan,” kata dia, mengutip YouTube Liputan6, Kamis (9/11).
Kuatkan Toleransi demi Kemanusiaan
Menurut Arif, warga di wilayahnya benar-benar prihatin akan serangan Israel yang bertubi-tubi.
Dari sini, warga menyampaikan bentuk simpati dan dukungannya, dengan bergotong royong memasang banner Palestina.
“Jadi setelah tahu bahwa ini tragedi kemanusiaan, warga nonmuslim juga support, memberi minum ke warga yang memasang bendera dan banner,” katanya lagi.
Viral di Media Sosial
Setelah dipasang banner dan bendera Palestina, kampung tersebut kemudian viral di media sosial karena kekompakan warganya.
“Awalnya kita nggak ada niat atau apa, pokoknya pasang karena kita peduli. Tapi ternyata justru viral di media sosial,” kata dia.