10 Tips Menyimpan Daging Agar Awet dan Bisa Tahan Hingga Setahun
Untuk penyimpanan lebih lama, bungkus daging dalam kemasan vakum atau aluminium foil serapat mungkin setelah mengeluarkan cairan berlebih.
Memiliki stok daging berlimpah di lemari es pasca Idul Adha tentu menjadi berkah tersendiri. Namun, tidak perlu mengolah semuanya sekaligus. Daging kurban bisa disimpan untuk digunakan di masa mendatang, asalkan disimpan dengan cara yang tepat. Berikut adalah 10 tips untuk menyimpan daging agar awet dan tetap segar hingga setahun.
10 Tips Menyimpan Daging Agar Awet dan Bisa Tahan Hingga Setahun
1. Jangan Simpan dalam Suhu Ruangan
Sebelum menyimpan daging mentah, pastikan untuk tidak membiarkannya terlalu lama di suhu ruangan.
Menurut American Lamb, paparan panas atau suhu ruangan dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri pembusuk.
Untuk mencairkan daging beku, pindahkan dari freezer ke rak lemari es dan atur suhu agar daging mencair dengan aman.
Menurut Foodsafety, suhu ideal untuk menyimpan daging adalah di bawah 40 derajat Fahrenheit (sekitar 4 derajat Celsius). Rentang suhu antara 2 hingga 5 derajat Celsius dianggap tepat untuk menjaga kualitas daging. Selain itu, hindari mencampurkan daging dengan makanan lain di dalam kulkas untuk mencegah kontaminasi bakteri.
2. Simpan dalam Kemasan Non-Plastik
Beef and Lamb menyarankan untuk menggunakan kemasan non-plastik saat menyimpan daging selama beberapa hari.
Wadah plastik dapat menimbulkan bau yang mengubah rasa daging saat dimasak.
Pilihlah wadah kaca atau stainless steel untuk hasil yang lebih baik.
3. Gunakan Kemasan Vakum
Untuk penyimpanan lebih lama, bungkus daging dalam kemasan vakum atau aluminium foil serapat mungkin setelah mengeluarkan cairan berlebih.
Teknik ini mencegah terjadinya freezer burn, yaitu perubahan warna akibat hilangnya cairan, sehingga daging tetap juicy saat diolah.
- Atur Suhu yang Tepat Pastikan suhu freezer berada antara -15 hingga -18 derajat Celsius, sementara suhu lemari es antara 4 hingga 5 derajat Celsius. Pengaturan suhu yang tepat membantu menjaga kualitas daging lebih lama.
- Pisahkan dari Makanan Lain Simpan daging di kompartemen terpisah dari makanan lain untuk menghindari kontaminasi. Pastikan juga tidak ada cairan daging yang menetes ke bahan makanan lain. Daging yang sudah dimasak sebaiknya disimpan terpisah dari daging mentah untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan.
6. Tiriskan Bumbu Perendam
Jika daging direndam dalam bumbu sebelum disimpan, pastikan untuk meniriskan cairan berlebih dari perendam. Hal ini penting untuk mencegah makanan jadi busuk dan menjaga rasa daging tetap enak saat diolah.
7. Perhatikan Masa Kedaluwarsa Daging
Daging yang disimpan di kulkas akan kehilangan tekstur dan rasa aslinya seiring waktu.Daging cincang sebaiknya dimasak setelah dua hari, begitu juga dengan daging potong dadu dan steak.
Daging yang sudah diolah memiliki jangka waktu konsumsi 1 hingga 2 hari lebih lama. Daging dalam kemasan vakum bisa bertahan selama 4 hingga 6 minggu.
- Simpan Masakan Daging Sesegera Mungkin Daging yang sudah dimasak harus segera disimpan di dalam kulkas setelah selesai bersantap. Jangan biarkan makanan terekspos suhu ruangan lebih dari dua jam agar tidak cepat basi dan tetap higienis.
- Kenali Tanda-tanda Daging Busuk Pastikan untuk membuang daging jika bagian lemaknya sudah menghitam atau daging mengeluarkan cairan lengket yang berbau tidak sedap. Tanda-tanda ini menunjukkan bahwa daging sudah tidak layak konsumsi dan bisa membahayakan kesehatan.
10. Jangan Mencuci Daging Sebelum Disimpan
Langkah pertama sebelum menyimpan daging di kulkas adalah jangan mencuci daging. Mencuci daging bisa membuat aroma prengus semakin kuat dan air yang meresap ke dalam serat dapat membuat daging lebih mudah rusak atau busuk.Sebaiknya, masukkan daging ke dalam wadah kedap udara atau kantong plastik berbahan food grade agar daging bisa tahan lama dan tetap segar.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat menyimpan daging kurban dengan aman dan mempertahankan kualitasnya hingga setahun. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!