VIDEO Mendaki Gunung Hingga Ketinggian 4.750 Meter, Pria Ini Kaget Temukan Seekor Anjing
Video saat pria itu menemukan anjing dalam pendakian jadi perbincangan di TikTok.
Video pertemuan tak terduga antara seorang pria dengan seekor anjing dalam pendakian gunung di Peru telah menjadi perbincangan ribuan orang di TikTok baru-baru ini.
Video tersebut dibagikan oleh pengguna TikTok @elgueroingles dan telah ditonton lebih dari 43.000 kali sejak pertama kali diunggah pada 14 Oktober.
Dilansir dari laman Newsweek, pendaki yang tidak menyebutkan namanya itu menjelaskan pertemuannya yang terjadi pada bulan Oktober 2022 saat mendaki Santa Cruz Trek di dekat kota Huaraz.
Saat menceritakan kepada Newsweek, dia mengenang, "Saya bertemu anjing ini pada hari kedua, saat saya mendekati titik tertinggi di jalan setapak Punta Union pada ketinggian 4.750 meter sekitar 15.583 kaki di atas permukaan laut," ungkap pendaki itu.
Mendadak jadi pemandu amatir
Setelah pertemuan yang tak terduga itu, ia kemudian duduk sebentar dan memberi perhatian pada anjing itu. Ketika melanjutkan perjalanan, anjing itu ternyata terus berjalan di sampingnya.
“Mengingat jarak pandang yang buruk, lingkungan yang bersalju dan fakta bahwa saya belum pernah mendaki di tempat tersebut, saya tidak yakin 100 persen bahwa saya menuju ke arah yang benar, tetapi anjing itu ternyata berlari di depan dengan percaya diri jadi saya mengikutinya,” kata pendaki itu.
Saat mereka hampir sampai di puncak, anjing itu menghilang dari pandangan, tetapi saat ia mencapai jalur Punta Union pendaki itu mendapati anjing itu sudah ada di sana, menikmati pemandangan.
“Ia duduk bersama saya di sana menikmati pemandangan, sementara saya menunggu yang lain tiba, lalu mengikuti kelompok sampai ke perkemahan dan ternyata saya menemukan anjing lain," ungkap pendaki itu, seperti dikutip dari laman Newsweek
Pada hari terakhir pendakian, pria tersebut mengira ia kehilangan anjing-anjingnya saat ia "jatuh menuruni bukit," tetapi kemudian ia bertemu dengan anjing pertama yang ia temui.
Anjing-anjing yang muncul itu ternyata berasal dari desa-desa di kedua ujung jalan setapak dan senang bergabung dengan kelompok atau penduduk setempat dalam pendakian.
Reporter Magang: Elma Pinkan Yulianti