Satu Orang Ditangkap Usai Trump Dievakuasi di Acara Makan Malam Gedung Putih
Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump langsung dievakuasi dari ballroom Washington Hilton
Acara jamuan makan malam bersama jurnalis Gedung Putih di Washington, DC, mendadak batal pada Sabtu malam usai terdengar suara dentuman keras.
Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump langsung dievakuasi dari ballroom Washington Hilton, sementara para jurnalis dan tamu undangan berlindung di bawah meja.
Sejumlah laporan menyebut agen United States Secret Service mengeluarkan senjata, sementara wartawan yang tergabung dalam pool Gedung Putih segera diarahkan keluar ruangan. Terdengar pula teriakan “ada tembakan” di lokasi.
Dalam unggahan di Truth Social, Trump memuji respons cepat Secret Service dan aparat penegak hukum. Ia menyebut pelaku penembakan telah ditangkap, dan saat itu masih menunggu keputusan apakah acara akan dilanjutkan atau tidak.
Secret Service dalam pernyataannya menjelaskan bahwa insiden terjadi di dekat area pemeriksaan keamanan utama hotel, dan satu orang telah diamankan.
Presiden Asosiasi Koresponden Gedung Putih, Weijia Jiang, mengatakan kepada para tamu bahwa Trump berencana menggelar konferensi pers dari Gedung Putih pada malam yang sama. Ia juga menyebut acara tersebut kemungkinan akan dijadwalkan ulang.
“Syukurlah semua orang selamat. Terima kasih sudah tetap bersama malam ini. Kita akan menggelarnya kembali,” ujarnya dikutip dari The Guardian, Minggu (26/4/2026).
Sejumlah wartawan di lokasi melaporkan sempat terjadi kebingungan mengenai apakah para tamu harus tetap berada di dalam ruangan atau keluar.
Sebagian tamu yang bertahan di ballroom mengatakan acara sempat direncanakan untuk dilanjutkan, meski lambang kepresidenan telah diturunkan dari podium.
Pelaku Ada di Lokasi
Jurnalis Wolf Blitzer melaporkan sempat melihat pelaku bersenjata di lokasi. “Saya melihat pelaku sudah tergeletak di tanah setelah mulai menembak. Polisi langsung menjatuhkannya,” katanya.
Kepanikan terjadi saat para tamu baru mulai menyantap makan malam. Suasana di dalam ruangan menjadi tegang, dengan para jurnalis menunggu kepastian situasi.
Anggota Kongres dari Partai Demokrat, Jamie Raskin, yang hadir dalam acara tersebut, mengatakan tidak melihat langsung pelaku, namun sempat dijatuhkan ke lantai oleh agen keamanan saat insiden terjadi.
“Saya mendengar suara keras, tapi sulit memastikan apakah itu tembakan atau reaksi orang-orang. Namun banyak yang langsung mengatakan itu suara tembakan. Semua orang panik, meski kini mulai merasa lega,” ujarnya.
Helikopter Berputar-Putar
Di luar hotel, helikopter terlihat berputar di udara untuk memantau situasi.
Jamuan makan malam tahun ini memang sudah berlangsung dalam suasana tegang, mengingat kehadiran Trump serta sejumlah pejabat tinggi kabinetnya, termasuk Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.
Tradisi jamuan makan malam koresponden Gedung Putih sendiri telah dimulai sejak 1921, sementara kehadiran presiden sebagai tamu utama pertama kali berlangsung pada 1924 saat Calvin Coolidge menghadiri acara tersebut.