Trump Dievakuasi dari Acara Makan Malam di Gedung Putih Usai Terdengar Tembakan
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam itu, terjadi ketika Trump dan ibu negara tengah berada di dalam ballroom hotel.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dievakuasi dari acara jamuan makan malam koresponden Gedung Putih di Washington, DC. Evakuasi ini usai terdengar suara tembakan di luar lokasi acara.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam itu, terjadi ketika Trump dan ibu negara tengah berada di dalam ballroom hotel menjelang dimulainya acara tahunan tersebut.
Dalam pernyataan di platform Truth Social, Trump memuji respons cepat aparat keamanan, khususnya United States Secret Service dan penegak hukum setempat.
“Mereka bertindak cepat dan berani,” ujar Trump dikutip dari Al Jazeera, Minggu (26/4/2026).
Ia juga menyatakan bahwa pelaku penembakan telah ditangkap.
Trump sempat mengusulkan agar acara tetap dilanjutkan, namun menegaskan keputusan akhir akan mengikuti arahan aparat keamanan.
“Terlepas dari keputusan itu, malam ini jelas tidak akan berjalan seperti rencana, dan mungkin harus diulang di lain waktu,” katanya.
Trump Berlindung di Bawah Meja
Rekaman video dari lokasi menunjukkan Trump dan para tamu langsung berlindung di bawah meja saat suara tembakan terdengar. Beberapa orang terdengar berteriak “tiarap!” dan “tetap di bawah!”
Tak lama kemudian, Trump dievakuasi keluar ruangan oleh agen Secret Service, sementara sejumlah petugas bersenjata lengkap mengamankan area di sekitar meja tempat ia duduk.
Produser Al Jazeera, Chris Sheridan, mengatakan ia mendengar sekitar lima kali tembakan dari luar ruangan.
“Kami bahkan bisa mencium bau mesiu. Kami langsung menjatuhkan diri ke lantai. Sumbernya terasa sangat dekat,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden Asosiasi Koresponden Gedung Putih, Weijia Jiang, menyampaikan bahwa acara kemungkinan akan dilanjutkan dan informasi lebih lanjut akan segera disampaikan kepada publik.