Rumah Kuno Bergaya Romawi dan Yunani Ditemukan di Mesir, Berasal dari Abad ke-1 Masehi
Di lokasi penggalian itu juga ditemukan tangki air bawah tanah dan pecahan tembikar.
Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para arkeolog saat melakukan penggalian di pesisir utara Mesir telah mengungkap penemuan penting.
Secara mengejutkan, arkeolog menemukan reruntuhan Yunani dan Romawi kuno di Kota Darazya di pesisir pantai utara Mesir.
Situs yang telah tercatat sejak 1800-an itu mengungkap pemukiman peninggalan bangsa Yunani dan Romawi kuno termasuk rumah-rumah tempat tinggal, bangunan di atas tanah, dan dua tangki air bawah tanah dan pecahan tembikar.
Tim peneliti menganalisis desain dan struktur bangunan kuno itu menggunakan bahan dan teknik asli. Dengan mempelajari artefak seperti tembikar, mereka mengungkap tujuan dari berbagai ruangan dan bangunan yang menunjukkan kondisi kehidupan sehari-hari di pemukiman tersebut.
Diketahui dinding-dinding dari tiga bangunan tersebut masing-masing seukuran rumah pada umumnya dengan beberapa dinding setinggi 1,6 meter.
Rumah oikos bergaya Yunani dari Era Yunani
Setelah melakukan identifikasi, tim peneliti mengungkap bangunan yang ditemukan di Darazya itu merupakan rumah oikos bergaya Yunani dari era Yunani dan Romawi kuno.
Dilansir laman Greek Reporter, Jumat (6/12), rumah-rumah tersebut memiliki ruang penerimaan utama yang mengarah ke halaman dan dikelilingi oleh ruangan-ruangan yang lebih kecil. Sementara itu, bagian dinding-dinding terbuat dari batu-batu yang disatukan dengan tanah liat dan dilapisi plester kapur atau balok-balok batu kapur yang masih utuh.
Dua tangki air bawah tanah yang dipahat dari batuan dasar kapur dengan tinggi sekitar lima meter juga ditemukan. Tangki ini menyimpan cukup air untuk menopang pemukiman di daerah beriklim semi-kering.
Pada situs tersebut ditemukan banyak pecahan tembikar sigillata Siprus berkualitas tinggi yang diproduksi antara abad ke-1 SM dan abad ke-1 M.
Koleksi tembikar yang ditemukan juga mencangkup fragmen altar batu kecil yang dihias dan hiasan dinding yang menunjukkan pemujaan rumah tangga dilakukan di pemukiman tersebut dengan keluarga yang sering kali mempersembahkan altar di rumah mereka untuk menghormati dewa-dewi rumah tangga yang merupakan tradisi umum Yunani kuno.
Reporter Magang: Elma Pinkan Yulianti