Pejabat Senior Israel Bocorkan Data Rahasia Negaranya, Terungkap Persiapan Serangan ke Negara Ini
Data ini dibocorkan seorang pejabat senior di Angkatan Udara Israel.
Seorang pejabat senior di Angkatan Udara Israel membocorkan dokumen rahasia, salah satunya berisi persiapan serangan ke Iran. Kebocoran ini terungkap ketika seorang anggota skuadron angkatan udara elit dilaporkan secara tidak sengaja mengunggah dokumen-dokumen sensitif ke layanan cloud sipil, Click Portal, yang dapat diakses publik, menurut laporan Haaretz.
Sistem ini paling sering digunakan untuk berkas dan data yang tidak dirahasiakan. Siapa pun yang memiliki akses ke Click Portal dapat melihat dokumen yang bocor, termasuk ratusan ribu cadangan, veteran, dan rekrutan.
“Materi yang diunggah oleh perwira senior dapat diakses oleh semua pengguna. Beberapa berkas telah dipindai dan diunggah menggunakan (aplikasi China) CamScanner, aplikasi pemindaian dokumen seluler yang sebelumnya dihapus dari Google Play Store karena kerentanan keamanan,” kata laporan itu, dikutip dari The Cradle, Jumat (25/4).
Dokumen tersebut juga berisi informasi rahasia mengenai persiapan serangan, termasuk senjata rahasia, protokol respons terhadap serangan rudal, laporan internal, dan pengarahan tentang kesiapan operasional. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran, yang telah saling mengancam satu sama lain.
Berbagai sumber berita melaporkan Israel telah meningkatkan persiapan militernya dalam beberapa bulan terakhir, sebagai respons atas serangan rudal Iran pada Oktober 2024. Persiapan ini meliputi latihan militer intensif, seperti operasi pengisian bahan bakar udara-ke-udara, misi pencarian dan penyelamatan, dan reposisi sistem rudal. Israel juga memperkuat pertahanan udaranya, bahkan dengan bantuan sistem pertahanan udara THAAD dari Amerika Serikat, untuk mengantisipasi serangan balasan dari Iran. Target spesifik serangan Israel masih belum diungkapkan secara resmi, meskipun spekulasi media menyebutkan kemungkinan target adalah fasilitas minyak atau nuklir Iran.
Beberapa berkas berisi presentasi pelatihan rahasia untuk penggunaan persenjataan rahasia dan metode untuk menangani persenjataan musuh. Tidak ada kerusakan yang terjadi, dan berkas tersebut telah dihapus dari sistem.
Penyelidikan Internal
Kebocoran data rahasia ini menimbulkan kekhawatiran serius di Israel dan memicu penyelidikan internal untuk mengidentifikasi sumber kebocoran dan mencegah kebocoran serupa di masa depan. Hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang keamanan siber dan perlindungan informasi rahasia.
Penyelidikan internal sedang dilakukan untuk mengidentifikasi bagaimana dokumen-dokumen sensitif tersebut dapat diakses dan diunggah ke layanan cloud sipil. Seorang juru bicara Israel mengatakan insiden itu adalah "masalah serius yang segera ditangani".
"Investigasi menyeluruh sedang dilakukan, dipimpin oleh Kepala Departemen Keamanan Informasi bekerja sama dengan angkatan udara," jelasnya.
Pejabat angkatan udara kaget kebocoran itu terjadi dari unit elit, yang terlibat dalam pembunuhan Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah tahun lalu. Kepala angkatan udara saat ini, Tomer Bar, sebelumnya adalah anggota Skuadron 69.