Pakistan Tidak Akan Tinggal Diam Jika AS dan Israel Targetkan Ayatullah Khamenei
Menurut seorang senator Pakistan jika AS dan Israel menargetkan Ayatullah Khamenei maka itu akan memicu respons seluruh negara muslim.
Seorang senator Pakistan mengecam ancaman dari Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatullah Seyyed Ali Khamenei. Ia mengatakan tindakan penargetan itu akan memicu respons dari seluruh negara muslim, termasuk Pakistan.
Allama Raja Nasir Abbas Jafari, anggota senat Pakistan, menyebut Ayatullah Khamenei sebagai seorang pemimpin agama dan Marja (otoritas keagamaan) sekaligus seorang tokoh politik.
Dilansir Press TV, Senin (30/6), Jafari menjelaskan otoritas keagamaan telah mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa siapa pun yang mengancam pemimpin dianggap sebagai musuh Tuhan. Dan dalam Islam, hukumannya adalah mati.
Antara 13 hingga 24 Juni, Israel melancarkan agresi terang-terangan dan tanpa peringatan terhadap Iran. Serangan itu membunuh sejumlah komandan militer berpangkat tinggi, ilmuwan nuklir, dan banyak warga sipil.
Seluruh umat Islam
Pada 22 Juni, AS ikut campur dengan membombardir tiga fasilitas nuklir Iran. Hal ini merupakan sebuah pelanggaran serius terhadap piagam PBB, hukum internasional, dan Traktat Non-Proliferasi Nuklir.
Selama perang 12 hari tersebut, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Ayatullah Khamenei adalah "target yang mudah."
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pembunuhan terhadap Ayatullah Khamenei akan "mengakhiri" perang.
Senator Pakistan tersebut menegaskan Trump dan Netanyahu harus tahu bahwa jika serangan terhadap Khamenei tersebut benar-benar terjadi, itu dianggap bukan hanya serangan terhadap Iran, melainkan kepada seluruh umat Islam.
“Kami di Pakistan juga akan bertindak. Jika hal semacam itu terjadi, tidak akan ada satu pun warga Amerika yang bisa tinggal di Pakistan. Kami tidak akan diam ketika mereka (Trump dan Netanyahu) mengabaikan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Pada Minggu (29/6), ulama senior Iran, Ayatullah Nasser Makarem Shirazi dan Ayatullah Hossein Nouri-Hamedani, juga mengeluarkan fatwa menentang segala bentuk ancaman atau serangan terhadap Ayatullah Khamenei.
Mereka menegaskan bahwa siapa pun, baik itu individu maupun rezim, yang mengancam atau menyerang pemimpin dan otoritas keagamaan demi merusak umat Islam dan kedaulatannya, wajib dihadapi.
Reporter Magang: Devina Faliza Rey