Pakistan Diguncang Bom Bunuh Diri, 23 Orang Dilaporkan Tewas
Setidaknya 23 orang dilaporkan tewas akibat serangan bom bunuh diri yang terjadi dekat stasiun kereta api di Kota Quetta, Pakistan bagian barat daya.
Sebuah serangan bom bunuh diri di dekat stasiun kereta api di Kota Quetta, Pakistan barat daya, mengakibatkan sedikitnya 23 orang tewas dan 71 lainnya mengalami luka-luka pada hari Minggu (24/5/2026) waktu setempat. Ledakan terjadi saat kereta melintas di lokasi tersebut, menciptakan suasana panik di kalangan penumpang dan warga sekitar.
Menurut laporan dari CNN, kelompok militan Baloch Liberation Army (BLA) mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini, yang merupakan bagian dari tuntutan mereka untuk meraih kemerdekaan dari pemerintah pusat Pakistan. Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa ini adalah aksi bom bunuh diri. Saat ini, aparat keamanan masih melakukan evakuasi dan penyelidikan di lokasi kejadian untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut.
Petugas penyelamat, Muhammad Zeeshan, menyatakan bahwa operasi penyelamatan dan evakuasi masih berlangsung dengan intensif. Area sekitar lokasi ledakan telah ditutup sementara oleh pihak berwenang untuk menjaga keamanan, sementara tim penjinak bom dan aparat keamanan menyelidiki jenis ledakan yang terjadi. Tim penyelamat melaporkan bahwa setidaknya 23 jenazah telah dievakuasi dari lokasi kejadian, dan 71 penumpang yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.
Tentukan Kondisi Darurat
Pemerintah daerah telah mengumumkan status darurat di beberapa rumah sakit di Quetta untuk menangani jumlah korban yang terus meningkat. Deputy Superintendent Police (City) Qadir Qambrani mengungkapkan bahwa jumlah korban kemungkinan akan bertambah. Ia menyatakan bahwa lebih dari 100 orang diduga menjadi korban, baik yang tewas maupun yang mengalami luka dalam insiden tersebut, meskipun data masih dalam proses verifikasi seiring dengan berlangsungnya evakuasi di lokasi kereta yang terkena dampak ledakan.
Quetta, yang merupakan ibu kota Provinsi Balochistan, adalah wilayah yang kaya akan minyak dan mineral di Pakistan, namun selama bertahun-tahun telah mengalami kekerasan akibat aksi kelompok separatis bersenjata. Kelompok Baloch Liberation Army (BLA) sebelumnya telah mengklaim tanggung jawab atas beberapa serangan bom besar dan aksi bom bunuh diri di daerah tersebut.
Pada bulan Februari lalu, BLA mengaku bertanggung jawab atas serangan bunuh diri dan penembakan di Balochistan, yang menurut laporan militer Pakistan telah mengakibatkan sedikitnya 33 orang tewas.