Israel Bunuh 1 Anak Palestina Setiap 45 Menit di Gaza
Israel telah membunuh lebih dari 50.000 warga Palestina di Gaza selama perang genosida berlangsung dari 7 Oktober 2023.
Sejak perang genosida Israel berlangsung di Jalur Gaza dari 7 Oktober 2023 sampai saat ini, negara penjajah tersebut telah membunuh sedikitnya 50.000 warga Palestina, termasuk 17.400 anak-anak. Dari 17.400 anak-anak, sebanyak 15.600 yang telah teridentifikasi.
Menurut laporan Al Jazeera, masih banyak anak-anak yang terkubur di bawah puing-puing bangunan dan sebagian besar dari mereka diasumsikan telah meninggal dunia.
Sejak membatalkan gencatan senjata pada 18 Maret dan kembali membombardir Gaza, Israel telah membunuh lebih dari 200 anak-anak.
Menurut perhitungan Al Jazeera, rata-rata Israel membunuh satu anak Palestina di Gaza setiap 45 menit.
"Itu merupakan rata-rata dari 30 anak yang dibunuh setiap hari selama 533 hari terakhir," jelas Al Jazeera dalam keterangan infografis yang dibagikan di Instagram, dikutip Minggu (30/3).
Dari 17.400 korban anak-anak, Israel membunuh 1.720 bayi (0-1 tahun) atau sebesar 11 persen, 3.266 orang balita (2-5 tahun) atau sebesar 21 persen, 4.032 anak-anak berusia 6-10 tahun atau sekitar 26 persen, 3.646 anak-anak berusia 11-14 tahun atau sebanyak 23 persen, dan 2.949 anak-anak atau remaja berusia 15-17 tahun atau sekitar 19 persen dari total keseluruhan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 57 persen korban merupakan laki-laki atau sebanyak 8.899 dan 6.716 perempuan (43 persen).
Selain dibunuh, anak-anak Gaza juga banyak yang menjadi yatim piatu karena orang tua mereka terbunuh dalam serangan Israel dan ada juga dari mereka yang terpisah dari orang tua mereka karena harus mengungsi. Selain itu, anak-anak Gaza mengalami gizi birik akut, terluka atau cacat, dan trauma.