Fakta Baru 11 Bayi Dievakuasi dari Sebuah Rumah di Sleman, Orangtua Bayar Rp50 Ribu per Hari

Kepolisian masih menyelidiki unsur pidana terkait 11 bayi dititipkan di rumah orangtua bidan tersebut.

Purnomo Edi
Oleh Purnomo Edi - Reporter
Fakta Baru 11 Bayi Dievakuasi dari Sebuah Rumah di Sleman, Orangtua Bayar Rp50 Ribu per Hari
Fakta Baru 11 Bayi Dievakuasi dari Sebuah Rumah di Sleman, Orangtua Bayar Rp50 Ribu per Hari (Merdeka.com)

11 Bayi dievakuasi dari sebuah rumah di Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (8/5). Rumah ini diketahui sudah seminggu belakangan dipakai sebagai rumah penampungan untuk 11 bayi itu.

Kepolisian masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait 11 bayi ini. Selain itu, kepolisian masih mencari ada tidaknya tindak pidana saat para bayi ini dititipkan seperti soal penelantaran anak, perdagangan bayi maupun pidana lainnya.

"Masih lidik semuanya. Sifatnya masih klarifikasi kepada mereka dan pendalaman saksi-saksi baik itu bidan, yang merawat maupun orang tua," kata Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Mateus Wiwit Kustiyadi.

Wiwit mengungkapkan hingga saat ini sudah ada 11 saksi diperiksa. Saksi-saksi ini di antaranya adalah bidan berinisial ORP, orang tua bidan berinisial K dan S dan ada enam orang tua bayi.

Dari penyelidikan awal, menurut Wiwit, bayi-bayi yang dititipkan ini berasal dari hubungan di luar nikah. Orang tua bayi ini ada yang masih berstatus mahasiswa hingga sudah bekerja.

"Mayoritas, terus terang, (bayi) di luar pernikahan. Orang tuanya macam-macam ada yang kerja ada yang mahasiswa. Ada yang di Yogyakarta dan di luar Yogyakarta," ujar Wiwit.



Wiwit menjelaskan bayi-bayi yang dititipkan ini orang tuanya mengeluarkan biaya sebesar Rp50 ribu per harinya. Uang tersebut diberikan kepada bidan ORP.

Wiwit menambahkan untuk bidan diketahui memiliki izin praktik aktif hanya saja untuk izin penitipan anak belum ada.

"Untuk praktik kebidanannya ada izinnya, kalau semacam (tempat) penitipan ini belum (ada izinnya). Orang tua membayar satu harinya Rp50 ribu untuk satu anak. Ini masih kita perdalam dulu apakah biaya sehari itu mencukupi atau tidak," tutup Wiwit.



Rekomendasi