China Akan Kirim Bantuan Energi ke Ukraina
Menlu Ukraina Andrii Sybha bertemu dengan Menlu China Wang Yi di Munich, Jerman.
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha hari ini menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Munich, Jerman.
Dalam pertemuan itu, kata Andrii Sybha, China akan memberikan paket bantuan energi baru kepada Ukraina, yang akan digunakan untuk memulihkan infrastruktur setelah serangan besar-besaran Rusia.
“Kami membahas cara mengembangkan perdagangan yang saling menguntungkan dan hubungan bilateral berdasarkan penghormatan timbal balik terhadap integritas teritorial. Saya kembali menegaskan minat Ukraina untuk melakukan kontak dengan China di tingkat tertinggi. Kami juga membahas upaya perdamaian dan peran penting China dalam membantu mengakhiri perang,” kata Sybiha, seperti dilansir News Ukraine, Jumat (13/2).
Mengundang ke Ukraina
Ia juga memberi tahu mitranya dari China mengenai situasi di garis depan, serangan Rusia terhadap sistem energi, serta kerusakan yang dialami perusahaan-perusahaan China akibat serangan Rusia.
“Saya berterima kasih atas keputusan Beijing untuk memberikan paket tambahan bantuan kemanusiaan di bidang energi kepada Ukraina,” kata Sybiha.
Tak hanya itu, Menlu Ukraina itu juga mengundang Wang Yi untuk berkunjung ke Ukraina dan menyampaikan terima kasih atas undangan untuk berkunjung ke China.
China baru-baru ini menjadi importir terbesar minyak Rusia. Selain itu, akibat penurunan signifikan harga bahan mentah karena sanksi internasional, Beijing secara signifikan meningkatkan impor melalui jalur laut.
Bantuan China untuk Ukraina
Sejak dimulainya invasi penuh Rusia ke Ukraina, China hanya beberapa kali secara terbuka mengumumkan penyaluran bantuan ke Kyiv.
Pada awal Maret 2022, Kementerian Luar Negeri China mengumumkan alokasi bantuan kemanusiaan sebesar 1,5 juta dolar AS melalui Palang Merah.
Sementara itu, tahun lalu China menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam rekonstruksi Ukraina pascaperang.
Li Ming, juru bicara Badan Kerja Sama Pembangunan Internasional China, menegaskan bahwa bantuan akan diberikan sesuai dengan keinginan para pihak. Ia juga menyampaikan bahwa China telah mengirim empat kali bantuan kemanusiaan ke Ukraina sejak perang dimulai.