Arkeolog Temukan Toko Roti Zaman Prasejarah Berusia 2.800 Tahun, Begini Isinya
Toko roti itu berasal dari Zaman Perunggu Akhir dan Awal Zaman Besi sekitar 2.800 tahun lalu.
Arkeolog dari Kantor Negara Bagian Bavaria untuk Pelestarian Monumen (BLfD) yang sedang menggali sebidang tanah di Burgbernheim, Jerman, menemukan lubang yang tidak biasa berisi tumpukan sisa-sisa bangunan hangus dan berisi batu-batu usang.
Menurut studi arkeobotani lubang-lubang ini berhubungan dengan penyiapan makanan.
Hasil analisis dari sampel arang tersebut mengandung 83% residu biji-bijian seperti millet, einkorn, spelt, dan oat yang menonjol, serta biji-bijian langka seperti sisa-sisa biji physalis.
Sementara itu uji penanggalan karbon pada sampel arang, sisa-sisa pada lubang ini berasal dari Zaman Perunggu Akhir dan Awal Zaman Besi sekitar 2.800 tahun lalu.
"Lubang-lubang untuk memasak sudah diketahui dari penyelidikan sebelumnya baik di wilayah ini maupun di luar wilayah tersebut,” jelas Dr. Stefanie Berg, kepala Departemen Pelestarian Monumen Arkeologi, BLfD, seperti dilansir laman Heritage Daily, Jumat (6/12)
“Tetapi penemuan struktur-struktur yang kini telah terdokumentasikan akhirnya mampu rekonstruksi penggunaan pertanian selama zaman logam di Bavaria," imbuhnya.
Tim peneliti juga menemukan batu penggiling berukuran 26 cm x 34 cm. Batu tersebut memiliki bagian atas yang licin dan cekung, para ahli meyakini bahwa batu tersebut terutama digunakan untuk menggiling biji-bijian menjadi tepung.
Reporter Magang: Elma Pinkan Yulianti