Arkeolog Temukan Makam Wanita Viking Berusia 1.100 Tahun, Dikubur Bersama Anjingnya di Pulau Terpencil
Wanita ini diperkirakan dari kalangan bangsawan Viking.
Arkeolog di Norwegia menemukan makam seorang wanita bangsawan Viking berusia 1.100 tahun di Pulau Senja yang terpencil. Wanita ini dikubur bersama anjing peliharaannya.
Makam ini ditemukan arkeolog dari Museum Universitas Arktik Norwegia, berawal dari pertemuan tak sengaja dengan para pendeteksi logam. Para pendeteksi logam awalnya menemukan sepasang bros berbentuk mangkuk perunggu dan tulang rusuk yang terbuka di bawah lapisan tanah tipis.
Penemuan bros ini kemudian mendorong penggalian penuh pada Mei lalu dan ditemukan makam wanita Viking tersebut. Demikian dikutip dari Arkeonews, Selasa (10/6).
Ketika meninggal bangsa Viking dikubur dengan peti berbentuk seperti kapal. Kapal makam wanita yang ditemukan di Pulau Senja ini berukuran sekitar 5,4 meter, sebagian besar dibangun tanpa paku keling besi dan terletak tepat di bawah permukaan tanah.
Di dalamnya, para arkeolog menemukan sisa-sisa jasad seorang wanita, berbaring miring dengan lutut ditekuk, dan di kakinya. Ditemukan juga dua bros dihiasi benang perak, sebuah liontin perunggu dan manik-manik dari tulang dan batu ambar, sebuah sabit dan batu asah (alat yang berhubungan dengan pertanian), benda dari tulang paus yang diduga pedang tenun yang digunakan dalam produksi tekstil, serta gulungan spindel.
"Barang-barang ini menunjukkan dia adalah orang penting di komunitasnya — mungkin bukan orang yang berada di tingkatan paling atas di masyarakat Viking, tetapi jelas seseorang yang berpengaruh," jelas Niemi.
Selain itu, ditemukan juga kerangka seekor anjing kecil, yang kemungkinan besar merupakan hewan peliharaannya.
"Anjing itu tampaknya telah ditempatkan dengan sangat hati-hati," kata arkeolog Anja Roth Niemi saat diwawancarai Science Norway.
"Meskipun anjing di makam bukan hal yang aneh, kehadiran mereka masih relatif jarang. Yang ini menambahkan sentuhan yang sangat pribadi pada pemakaman tersebut."
Kehadiran kerangka anjing tersebut menandakan ikatan emosional yang kuat antara manusia dan binatang peliharaannya selama Zaman Viking.