Advertisement
Sekelompok arkeolog menemukan sebuah kursi lipat dari Abad Pertengahan, berasal dari sekitar tahun 600 M. Kursi ini ditemukan dimakam seorang wanita di Steinsfeld, Franconia Tengah, wilayah Ansbach, Jerman.
Sumber: Ancient Pages
Penelitian kerangka wanita tersebut mengindikasikan bahwa pada saat kematiannya, wanita tersebut berusia sekitar 40 hingga 50 tahun. Wanita tersebut juga ditemukan mengenakan kalung dengan manik-manik kaca berwarna.
Advertisement
Foto: BLfD/dpa
Menurut keterangan dari kantor pemerintah, kursi lipat ini berasal dari sekitar tahun 600 M, yang merupakan awal dari periode Abad Pertengahan. Ketika dilipat, kursi berukuran sekitar 70 kali 45 sentimeter ini ditempatkan di dekat kaki orang yang telah meninggal dunia.
Dalam pernyataan pers terbaru, para ilmuwan mengumumkan, rahasia kursi lipat berusia 1.400 tahun yang luar biasa akan segera diungkap kepada masyarakat.
Advertisement
Para ahli telah bekerja dengan tekun selama hampir satu tahun untuk menganalisis kursi ini. Pada musim panas 2023, mereka memutuskan untuk menggali, memulihkan, dan melestarikannya untuk generasi mendatang. Proses ini merupakan tugas yang membutuhkan ketelitian dan waktu.
Foto: BLfD/dpa
Sebuah pemeriksaan tomografi komputer dengan cepat mengungkap bahwa kursi lipat ini hampir sepenuhnya terjaga dan bahkan dihiasi dengan tatahan logam kuningan yang bukan dari besi.
Foto: BLfD/dpa
Menurut peneliti, kursi lipat ini terbuat dari dua rangka yang dihubungkan pin poros. Terdapat dua celah sempit di penyangga horizontalnya. Sedangkan tempat duduk dipasang, kemungkinan terbuat dari bulu binatang, hal ini terindikasi dari sisa-sisa organik yang telah mengalami mineralisasi. Pola dekoratifnya bervariasi mulai dari spiral hingga motif berlian sejajar.
Foto: BLfD/dpa
Advertisement
“Penemuan kursi lipat besi awal Abad Pertengahan yang sangat langka pada Agustus 2022 sudah menjadi sensasi, tetapi setelah berada di dalam tanah selama lebih dari 1.400 tahun, menerima detail yang begitu padat merupakan kejutan bahkan bagi para ahli BLfD (Kantor Pelestarian Monumen Negara Bagian Bavaria). Dengan menggunakan teknologi terkini dan dukungan ilmiah yang sangat berpengalaman, penemuan spektakuler abad ini yang diakui secara internasional benar-benar dapat dilakukan kembali, "kata Profesor Mathias Pfeil, kepala Kantor Pelestarian Monumen Negara Bagian Bavaria.
“Penemuan ini, yang pada pandangan pertama tampak begitu modern, merupakan hal yang sangat langka dan merupakan kepentingan budaya-historis terbesar karena memberikan wawasan mengenai peralatan penguburan sebagian besar masyarakat dan penggunaan awal furnitur,” tambah Profesor Pfeil.
Foto: BLfD/dpa
Advertisement
Advertisement