Van Persie Frustrasi Feyenoord Tak Dapat Tembus Pertahanan NEC Nijmegen yang dijaga Calvin Verdonk
Performa bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, bersama NEC Nijmegen di Eredivisie 2024/2025 semakin menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Kiprah Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia, bersama klubnya NEC Nijmegen di Eredivisie 2024/2025 terus menunjukkan perkembangan yang positif. Baru-baru ini, ia berhasil membantu timnya meraih satu poin dari markas Feyenoord di Stadion De Kuip, Rotterdam, pada Minggu (2/3/2025) dini hari WIB.
Dalam pertandingan tersebut, NEC Nijmegen berhasil menahan imbang tuan rumah Feyenoord dengan skor 0-0. Verdonk kembali dipercaya sebagai starter dan bermain penuh selama pertandingan di markas Feyenoord.
Dalam laga ini, Verdonk berkolaborasi dengan Bram Nuytinck sebagai bek tengah. Secara keseluruhan, pertahanan NEC tampil sangat solid dan sulit ditembus oleh Feyenoord. Berbagai serangan yang dilancarkan oleh Feyenoord berhasil ditangani dengan baik oleh Verdonk dan rekan-rekannya.
Kerja sama yang baik di lini belakang membuat para pemain Feyenoord yang berusaha meraih kemenangan di kandang tampak kesulitan untuk membongkar pertahanan tim tamu. Dengan performa seperti ini, Verdonk menunjukkan kualitasnya sebagai bek yang handal.
Van Persie
Pelatih Feyenoord, Robin van Persie, merasa frustrasi setelah hasil pertandingan melawan NEC Nijmegen. Hasil ini menjadi catatan negatif dalam debutnya sebagai pelatih Feyenoord. Diketahui bahwa mantan striker legendaris Belanda ini baru saja diangkat sebagai pelatih baru Feyenoord setelah sebelumnya melatih SC Heerenveen pekan lalu.
Van Persie mengungkapkan kekecewaannya terhadap permainan NEC Nijmegen yang dinilai terlalu sering mengulur waktu. "Ada satu tim hari ini yang benar-benar ingin bermain sepak bola dan itu adalah kami. Pada akhirnya saya masih merasa bahwa mungkin ada lebih banyak lagi, jadi itu sangat disayangkan," ujar Van Persie kepada ESPN yang dikutip dari Voetbal Primeur.
Membuang waktu
Van Persie mengungkapkan kekecewaannya terhadap cara bermain NEC Nijmegen yang dinilai terlalu banyak menghabiskan waktu. Ia juga melontarkan kritik kepada wasit mengenai durasi waktu yang diberikan selama masa injury time.
“Semua orang datang ke De Kuip untuk menyaksikan pertandingan yang menarik. Saya merasa sangat disayangkan bahwa tim yang menghabiskan banyak waktu justru mendapatkan keuntungan dari situasi tersebut,” ungkap Van Persie. “Saya mengerti konteksnya dan saya sangat paham bahwa kami hanya perlu mencetak gol. Hal itu akan membuat segalanya lebih mudah bagi kami. Namun, menurut saya, tambahan waktu lima menit yang diberikan masih tergolong sangat sedikit,” tambahnya.
“Memang benar semua orang memiliki pandangan seperti itu, tetapi saya rasa hal ini tidak seharusnya dihargai. Sebagai seorang wasit, Anda seharusnya bertindak tegas dan memberikan tambahan waktu sepuluh menit,” tegasnya. Kekecewaan Van Persie ini mencerminkan harapannya agar pertandingan berjalan lebih adil dan sesuai dengan semangat kompetisi.
Verdonk tampil dengan sangat baik
Dalam pertandingan ini, Verdonk berhasil meraih rating 7,6. Ia menunjukkan performa yang cukup baik dengan mencatat 74 persen akurasi umpan, melakukan 54 kali sentuhan bola, 13 kali clearances, serta 5 kali recoveries.
Selain itu, ia juga berhasil memenangkan 4 duel melawan lawan. Dengan tambahan satu poin, Feyenoord tetap berada di peringkat keempat dengan total 44 poin. Sementara itu, NEC tetap tidak bergerak dari posisi ke-12 dengan mengumpulkan 26 poin.
Sumber: Voetbal Primeur