Cerita Calvin Verdonk & Eliano Reijnders di Liga Belanda, Selamatkan Tim dari Ancaman Degradasi

Calvin Verdonk dan Eliano Reijnders merasa bersyukur karena tim yang mereka bela masih bertahan di Liga Belanda, Eredivisie, yang merupakan kasta tertinggi.

Choki Sihotang
Oleh Choki Sihotang - Reporter
Cerita Calvin Verdonk & Eliano Reijnders di Liga Belanda, Selamatkan Tim dari Ancaman Degradasi
Ilustrasi - Eliano Reijnders dan Calvin Verdonk (Bola.com/Adreanus Titus) (© 2025 Bola.com)

Calvin Verdonk dan Eliano Reijnders tentu merasa bersyukur karena tim mereka masih bertahan di level tertinggi Liga Belanda, Eredivisie. Hal ini menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia menjelang pertandingan melawan China dan Jepang pada tanggal 5 dan 10 Juni mendatang. Meskipun kedua pemain tersebut tidak berhasil meraih posisi teratas dalam klasemen, pencapaian yang mereka raih hingga pekan ke-32 Eredivisie 2024/2025 patut diacungi jempol.

Saat ini, NEC, tim yang diperkuat oleh Calvin Verdonk, berada di urutan ke-13 klasemen sementara dengan 37 poin. Pada pertandingan terakhir, tim yang dilatih oleh Rogier Meijer menciptakan kejutan yang tidak terduga. Dalam laga yang berlangsung di Johan Cruijff ArenA, NEC berhasil mengalahkan pemimpin klasemen Ajax dengan skor telak 3-0. Gol-gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Sontje Hansen, Brayann Pereira, dan Sami Ouaissa.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kontribusi signifikan Calvin Verdonk. Pemain yang memiliki darah Aceh ini tidak hanya berfungsi sebagai pilar di lini belakang, tetapi juga sering kali terlibat dalam serangan, bahkan diamanahi sebagai kapten tim. Calvin Verdonk, yang dikenal dengan penampilan yang garang dan tangguh, menerima kartu kuning dalam pertandingan tersebut.

Meskipun demikian, kartu kuning tersebut tidak mengurangi pujian yang diterimanya. Media asal Belanda, Forze NEC, menilai Calvin Verdonk sebagai sosok kunci di balik kemenangan luar biasa timnya atas Ajax.

"Pemain Timnas Indonesia ini kerap memenangkan duel dan umpan-umpannya sangat akurat," ungkap media Forze NEC.

Calvin Verdonk merupakan contoh pemain yang memiliki etos kerja tinggi. Ia memandang setiap tantangan sebagai kesempatan untuk meraih kesuksesan. Karier seniornya dimulai di Feyenoord pada tahun 2015. Ketatnya persaingan memaksanya untuk dipinjamkan ke beberapa klub lokal sebelum akhirnya berangkat ke Portugal dan bergabung dengan Famalico pada tahun 2020. Setahun kemudian, hingga tahun 2022, ia kembali ke Belanda dengan status pinjaman di NEC. Berkat performanya yang terus meningkat, NEC pun tertarik untuk memberikan kontrak permanen kepadanya.

Eliano Reijnders mungkin tidak sepopuler Calvin Verdonk, namun performanya patut diacungi jempol. Dengan selisih usia empat tahun lebih muda dibandingkan Calvin Verdonk, Eliano Reijnders kini tengah menjalani periode yang sangat baik di PEC Zwolle. Sepanjang musim ini, pemain yang memiliki kemampuan serba bisa ini selalu tampil dalam 19 pertandingan Eredivisie, baik sebagai pemain utama maupun cadangan.

Pada pertandingan terakhir melawan Go Ahead Eagles yang berakhir imbang 1-1, pelatih Johnny Jansen kembali mempercayakan posisi starter kepada pemain berusia 24 tahun ini dalam skema 4-2-3-1. Eliano Reijnders telah menjadi sosok yang tak tergantikan di tim. Saat ini, PEC Zwolle berada di peringkat ke-14 dengan total 35 poin, dan bisa dikatakan bahwa tim yang dijuluki Blauwvingers tersebut sudah cukup aman dari ancaman degradasi.

Warga Indonesia menginginkan agar Calvin Verdonk dan Eliano Reijnders dapat membantu tim mereka meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir Eredivisie musim ini. Keberadaan mereka di liga tertinggi sangat krusial, karena keduanya merupakan bagian penting dari Timnas Indonesia yang sedang berusaha mendapatkan satu tempat di Piala Dunia 2026.

Semoga, dalam pertandingan melawan China dan Jepang mendatang, Calvin Verdonk dan Eliano Reijnders mampu memberikan sumbangsih yang signifikan bagi kesuksesan Skuad Garuda. Harapan ini semakin menguat, mengingat pentingnya performa mereka untuk masa depan sepak bola Indonesia.

Rekomendasi