Calvin Verdonk Hanya Hangatkan Bangku Cadangan saat Lille kalah dari Crvena Zvezda di Liga Europa
Lille tidak memberikan kesempatan kepada Calvin Verdonk, bintang Timnas Indonesia, untuk bermain dalam laga ini, bahkan selama seluruh pertandingan.
Klub Prancis, Lille OSC, mengalami kekalahan 0-1 saat menjamu Crvena Zvezda dalam leg pertama playoff babak 16 besar Liga Europa 2025/2026 yang berlangsung di Decathlon Arena - Stade Pierre-Mauroy pada Jumat (20/2/2026) dini hari WIB.
Gol tunggal yang membawa kemenangan bagi Crvena Zvezda dicetak oleh Franklin Uchenna, yang memanfaatkan assist dari Jay Enam di akhir babak pertama.
Meskipun Lille menguasai pertandingan dengan penguasaan bola sebesar 53 persen berbanding 47 persen untuk tim tamu, mereka kesulitan menembus pertahanan solid Crvena Zvezda.
Lille hanya mampu menciptakan satu peluang berbahaya dari tujuh kesempatan yang ada. Di sisi lain, Crvena Zvezda lebih efektif dengan sembilan tembakan yang empat di antaranya tepat sasaran, dan satu di antaranya berhasil menjadi gol. Akhirnya, Lille harus menerima hasil 0-1 dari tim yang dikenal dengan julukan The Star tersebut.
Kekalahan ini membuat Lille menghadapi tantangan berat untuk melanjutkan langkah mereka ke babak 16 besar Liga Europa. Mereka diharuskan membalikkan keadaan dengan meraih kemenangan selisih dua gol pada leg kedua yang akan digelar di markas Crvena Zvezda, Rajko Mitic Stadium, pekan depan.
Sangat Merugikan
Calvin Verdonk biasanya memulai pertandingan dari bangku cadangan dan baru diturunkan di babak kedua. Namun, pelatih Lille, Bruno Genesio, memutuskan untuk tetap mempercayakan posisi bek kiri kepada Romain Perraud selama 90 menit penuh.
Akibatnya, Verdonk sudah dua laga berturut-turut hanya duduk di bangku cadangan, termasuk saat melawan Brest di Ligue 1 dan Crvena Zvezda di Liga Europa yang berlangsung dini hari tadi.
Nabil Bentaleb, gelandang Lille, mengakui bahwa timnya telah melakukan kesalahan besar yang berujung pada kerugian signifikan setelah kalah di kandang sendiri. Ia masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dengan harapan dapat memberikan dorongan baru, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
"Kami melakukan kesalahan fatal. Kami menghadapi tim yang bagus. Kami tahu bahwa babak pertama hanyalah babak pertama," tuturnya dikutip dari Le Petit Lillois.
"Kami kehilangan keuntungan bermain di kandang, dan kami harus menyelesaikan pekerjaan minggu depan. Kami tahu mereka memiliki pertahanan terbaik di Liga Europa dan akan sulit untuk mencetak gol. Kami tidak dapat menemukan kunci kemenangan malam ini. Semoga kami dapat menemukannya minggu depan," lanjutnya.
Dalam Kondisi Sulit
Lille saat ini sedang mengalami masa sulit. Tim yang dikenal dengan nama Les Dogues hanya berhasil meraih satu kemenangan dari sepuluh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Kemenangan tersebut diraih saat mereka mengalahkan Freiburg dengan skor 1-0, yang membawa mereka melaju ke playoff Liga Europa.
Di liga domestik, Ligue 1, kemenangan terakhir mereka terjadi pada 14 Desember 2025 ketika mengalahkan Auxerre dengan skor 4-3. Meskipun menghadapi situasi yang tidak menguntungkan, Nabil Bentaleb berusaha menenangkan para pendukung dan optimis bahwa keajaiban akan terjadi di pekan depan.
"Suporter kecewa itu wajar. Kami telah mengalami serangkaian hasil yang sulit. Sekarang, kami berharap mereka mendukung kami," ujar Bentaleb.
"Kami akan mencoba membalikkan keadaan. Sekali lagi, belum ada yang berakhir, kita baru berada di babak pertama dari pertandingan dua leg ini, dan kami berharap dapat menyelesaikan tugas ini minggu depan," lanjutnya.
Sebelum menghadapi Crvena Zvezda di leg kedua, Lille akan terlebih dahulu bertanding melawan Angers di pekan ke-23 Ligue 1, yang akan berlangsung di Stade Raymond Kopa pada hari Minggu, 22 Februari 2026.
Dengan harapan dan dukungan dari suporter, Lille bertekad untuk memperbaiki performa mereka dan meraih hasil positif dalam pertandingan mendatang.
Sumber: Le Petit Lillois