Fakta Unik Calvin Verdonk: Bek Timnas Indonesia Resmi Gabung Lille, Cetak Sejarah di Liga Prancis!

Calvin Verdonk resmi bergabung dengan Lille, menjadikannya pemain Indonesia pertama di Liga Prancis.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik Calvin Verdonk: Bek Timnas Indonesia Resmi Gabung Lille, Cetak Sejarah di Liga Prancis!
Calvin Verdonk resmi bergabung dengan Lille, menjadikannya pemain Indonesia pertama di Liga Prancis. Apa saja fakta menarik kepindahan bek Timnas ini ke klub raksasa Lille? (Merdeka.com)

Kabar gembira datang dari bursa transfer sepak bola Eropa. Bek sayap Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, resmi menorehkan sejarah baru. Ia diumumkan sebagai rekrutan terbaru klub raksasa Liga Prancis, Lille, pada tenggat waktu bursa transfer musim panas ini.

Kepindahan Calvin Verdonk dari NEC Nijmegen ini menjadi sorotan utama. Verdonk akan memperkuat lini pertahanan Lille dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Ia akan mengenakan nomor punggung 24 di klub barunya tersebut hingga musim panas 2028.

Langkah ini menjadikan Verdonk sebagai pemain Indonesia pertama yang bermain untuk Lille. Ia juga menjadi pemain Asia pertama yang membela klub tersebut di kompetisi Liga Prancis. Transfer ini menunjukkan kualitas dan potensi besar yang dimiliki oleh sang bek.

Kedatangan Calvin Verdonk ke Lille bukan sekadar transfer biasa. Ia mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang bergabung dengan klub tersebut. Selain itu, Verdonk juga menjadi pemain Asia pertama yang berlaga untuk Lille di kancah Liga Prancis. Ini adalah pencapaian signifikan bagi sepak bola Indonesia.

Presiden Lille, Olivier Letang, mengungkapkan alasan di balik keputusan klub memboyong Verdonk. Menurut Letang, Verdonk adalah pemain dengan pengalaman solid. Ia diyakini mampu membawa kualitas signifikan pada lini pertahanan tim, terutama di posisi bek sayap yang krusial.

Letang juga menyoroti sikap positif dan kualitas kemanusiaan Verdonk. Hal ini diyakini akan membantu adaptasinya dengan cepat di tim dan Ligue 1. Profilnya memberikan pilihan tambahan bagi staf pelatih Bruno Genesio, terutama di musim yang penuh tantangan. Lille akan menghadapi banyak tantangan nasional dan Eropa, termasuk kompetisi kontinental.

Untuk memboyong Calvin Verdonk, Lille dilaporkan mengeluarkan biaya transfer sebesar 3 juta euro. Angka tersebut setara dengan sekitar Rp56 miliar. Dana ini dibayarkan kepada klub lamanya, NEC Nijmegen, meskipun Verdonk masih terikat kontrak hingga 2028. Negosiasi berjalan alot mengingat pentingnya Verdonk bagi NEC.

Sebelum resmi bergabung dengan Lille, Calvin Verdonk telah menunjukkan performa impresif bersama NEC Nijmegen. Ia telah berseragam klub Liga Belanda tersebut sejak musim panas 2022. Verdonk menjadi andalan utama di lini belakang NEC sejak tahun 2023, setelah kepergian Souffian El Karouani.

Selama membela NEC Nijmegen, pemain berdarah Aceh ini mencatatkan statistik yang mengesankan. Ia tampil dalam total 164 pertandingan di berbagai kompetisi, menunjukkan durabilitasnya. Verdonk juga berkontribusi langsung dengan delapan gol dan sembilan assist dari posisi bek sayapnya.

Total menit bermainnya mencapai 12.809 menit, menunjukkan betapa pentingnya peran Verdonk bagi NEC. Konsistensi dan kontribusinya ini menjadi salah satu faktor utama. Hal tersebut menarik perhatian klub-klub besar Eropa, termasuk Lille yang mencari pemain berpengalaman.

Tidak hanya di level klub, Calvin Verdonk juga telah menunjukkan komitmennya bersama Timnas Indonesia. Pemain kelahiran 26 April 1997 ini telah mengemas 10 penampilan bersama skuad Garuda. Debutnya tercatat saat menghadapi Filipina pada pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Juni tahun lalu.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi