Resmi Dipertahankan! Ini Alasan PSM Makassar Tak Melepas Bernardo Tavares dan Yuran Fernandes
PSM Makassar tetap mempertahankan dua tokoh kunci, yaitu Bernardo Tavares dan Yuran Fernandes, untuk memperkuat tim.
PSM Makassar telah mengambil langkah signifikan. Tim yang dikenal dengan sebutan Juku Eja ini mengumumkan bahwa mereka akan tetap mempertahankan pelatih Bernardo Tavares dan asisten Yuran Fernandes untuk Liga 1 2025/2026. Dalam sebuah pernyataan resmi, Chief Operation Officer (COO) PSM Makassar, Rafi Razak, menegaskan bahwa Bernardo Tavares tidak akan berpindah ke tim lain. Pelatih yang berasal dari Portugal ini dipastikan akan tetap melatih Pasukan Ramang di kompetisi Liga 1 2025/26.
Bernardo Tavares telah menjadi bagian dari PSM Makassar sejak tahun 2022. Selama masa kepemimpinannya, pelatih asal Portugal ini berhasil membawa Pasukan Ramang meraih gelar juara di BRI Liga 1 2022/2023.
"Pelatih Kepala masih Bernardo Tavares," ujar Rafi dengan tegas. Keberhasilan Tavares di klub ini menunjukkan bahwa dia adalah sosok yang tepat untuk membawa PSM Makassar meraih kesuksesan di masa depan.
Tetap Dipertahankan
Rafiuddin Razak selanjutnya mengungkapkan informasi mengenai Yuran Fernandes. Pemain asal Cape Verde tersebut diperkirakan akan bergabung dengan PSM Makassar untuk musim yang akan datang. "Kami tetap pertahankan Yuran Fernandes, karena masih ada kontrak sama dia sampai 2026," jelas Direktur Operasional PT. PSM, Rafiuddin Razak.
Sebelumnya, Yuran Fernandes sempat menerima sanksi larangan bermain selama 12 bulan dari PSSI. Namun, sanksi tersebut kemudian dikurangi menjadi hanya tiga bulan. "Jadi, kan, waktu terkena sanksi itu 12 bulan, kami banding dan Alhamdulillah direvisi jadi tiga bulan. Saya pikir kalau kita berhitung tiga bulan itu Agustus sudah selesai sanksi buat Yuran dan sudah bisa bermain," ungkap Rafi.
Berusaha untuk Meraih Posisi yang Lebih Baik Musim Depan
PSM Makassar menjalani kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 dengan performa yang memuaskan. Tim ini berhasil meraih posisi keenam di klasemen akhir dengan total 53 poin. Performa yang ditunjukkan oleh PSM Makassar bisa dianggap sangat mengesankan, terutama mengingat adanya isu terkait penunggakan gaji yang menghantui mereka sepanjang musim lalu.
Kini, PSM Makassar bersiap untuk mempersiapkan diri menghadapi Liga 1 2025/2026. Mereka tentu berambisi untuk mencapai hasil yang lebih baik di musim yang akan datang.