Tanpa Tavares, Ahmad Amiruddin Sebut Perkembangan PSM Makassar Makin Pesat Jelang Hadapi Arema FC
Pelatih interim Ahmad Amiruddin mengungkapkan perkembangan signifikan PSM Makassar jelang laga kontra Arema FC, menandai era baru tanpa Tavares. Akankah ini jadi momentum kebangkitan Juku Eja?
PSM Makassar menunjukkan perkembangan signifikan di bawah arahan pelatih interim Ahmad Amiruddin. Hal ini terjadi menjelang pertandingan krusial menghadapi Arema FC dalam lanjutan pekan kesembilan BRI Super League. Perkembangan positif ini memberikan optimisme baru bagi tim berjuluk Juku Eja.
Laga penting tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (19/10) pukul 19.00 WIB di Stadion B.J. Habibie, Parepare. Pertandingan ini akan menjadi sorotan karena merupakan penampilan perdana PSM Makassar tanpa racikan pelatih Tavares yang telah memimpin tim selama tiga setengah tahun. Publik menanti-nanti bagaimana Ahmad Amiruddin akan membawa perubahan.
Amiruddin mengungkapkan bahwa beberapa target latihan telah berhasil dicapai, menandakan kesiapan tim untuk bersaing. Fokus utama adalah pemulihan kondisi fisik pemain dan pemahaman taktik bermain. PSM Makassar bertekad membidik poin penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara liga.
Optimisme Ahmad Amiruddin dalam Sesi Latihan
Pelatih interim PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menyatakan bahwa timnya semakin berkembang pesat menjelang pertandingan penting melawan Arema FC. Ia bersyukur atas pencapaian target yang dibidik selama sesi latihan. Program latihan bertahap yang diberikan telah menunjukkan hasil positif.
"Fokus latihan kami untuk melihat sejauh mana para pemain mulai hari pertama latihan sampai hari ini," ujar Amiruddin. Ia menambahkan, "Alhamdulillah, secara kondisi sudah lebih progres lagi." Pernyataan ini menunjukkan kepuasan Amiruddin terhadap etos kerja dan peningkatan performa para pemain PSM Makassar.
Sejak hari pertama hingga hari keempat, Amiruddin telah menempa Victor Luiz dan rekan-rekannya dengan berbagai program. Latihan tersebut meliputi pemulihan kondisi fisik hingga pemahaman taktikal bermain. Tim pelatih juga masih menunggu beberapa pemain PSM Makassar yang dipanggil tim nasional untuk bergabung kembali.
Tantangan Perdana Tanpa Tavares dan Misi Poin Penuh
Pertandingan kontra Arema FC ini menjadi momen bersejarah bagi PSM Makassar. Ini adalah kali pertama Pasukan Ramang berlaga tanpa sentuhan tangan dingin Tavares yang telah melatih selama 3,5 tahun. Tanggung jawab besar kini berada di pundak Ahmad Amiruddin sebagai pengganti sementara pelatih kepala.
Transisi kepemimpinan di kursi pelatih tentu membawa tantangan tersendiri, namun juga membuka lembaran baru bagi tim. Publik dan suporter menaruh harapan besar agar PSM Makassar dapat segera menemukan ritme permainan terbaiknya. Pertandingan ini akan menjadi ujian pertama bagi strategi dan kepemimpinan Amiruddin.
Amiruddin menegaskan kesiapannya untuk mengemban amanah ini. "Kalau saya sendiri hanya menjalankan amanah dari tim," ungkapnya. Ia melanjutkan, "Sampai pelatih kepala yang baru ditetapkan. Saya dan pemain siap bekerja keras di pertandingan. Mohon doa dan dukungan dari suporter PSM Makassar."
PSM Makassar dipastikan membidik poin penuh dalam laga ini, mengingat performa mereka di awal musim yang belum optimal. Tim baru mengemas satu kemenangan dari enam pertandingan yang sudah dilalui, menempatkan mereka di posisi sulit. Saat ini, PSM Makassar berada di peringkat ke-14 klasemen sementara Super League dengan tujuh poin.
Mereka terpaut dua poin dari Arema FC yang menempati posisi ke-10 dengan sembilan poin. Kemenangan akan sangat krusial untuk mendongkrak posisi Juku Eja dan menjaga asa bersaing di papan tengah. Persiapan matang terus dilakukan untuk menganalisis kekuatan lawan dan merancang strategi terbaik guna mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Sumber: AntaraNews