Antasyafi Robby Al Hilmi Persembahkan Medali Perak Pertama Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026

Antasyafi Robby Al Hilmi berhasil meraih medali perak di Asian Beach Games Sanya 2026, menjadi medali pertama bagi kontingen Indonesia. Simak perjalanan dramatisnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Antasyafi Robby Al Hilmi Persembahkan Medali Perak Pertama Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026
Antasyafi Robby Al Hilmi berhasil meraih medali perak di Asian Beach Games Sanya 2026, menjadi medali pertama bagi kontingen Indonesia. Simak perjalanan dramatisnya! (AntaraNews)

Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, sukses meraih medali perak di ajang Asian Beach Games Sanya 2026. Prestasi membanggakan ini menjadi medali pertama yang dipersembahkan kontingen Merah Putih di multievent tersebut. Robby menunjukkan performa luar biasa dalam nomor speed putra.

Keberhasilan Antasyafi Robby Al Hilmi ini dicapai setelah melalui serangkaian babak kualifikasi dan eliminasi yang menegangkan. Meskipun sempat melakukan false start di final, Robby tetap mampu membawa pulang medali perak. Ini menjadi awal yang baik bagi Indonesia di Asian Beach Games.

Medali perak yang diraih Robby pada Selasa, 28 April 2026, menempatkan Indonesia di peringkat 17 pada tabel perolehan medali sementara. Pencapaian ini diharapkan dapat memotivasi atlet Indonesia lainnya untuk meraih prestasi lebih tinggi. Robby sendiri bertekad untuk menjadi juara dunia nomor ini.

Perjalanan Antasyafi Robby Al Hilmi menuju podium Asian Beach Games Sanya 2026 tidaklah mudah. Ia mengawali babak kualifikasi dengan catatan waktu 4,94 detik, menempatkannya di peringkat ketujuh dan lolos ke babak 16 besar. Robby mengakui performa kualifikasinya kurang memuaskan, namun ia yakin bisa bangkit di final.

Di babak 16 besar, Robby berhasil mengungguli atlet Jepang, Shuto Fujino, dengan selisih waktu tipis 4,89 detik. Kemenangan ini membawanya melaju ke babak delapan besar, di mana ia kembali menghadapi atlet Jepang lainnya, Ryo Omasa, dan menang dengan waktu 4,98 detik. Konsistensi Robby mulai terlihat jelas.

Semifinal mempertemukan Antasyafi Robby Al Hilmi dengan Rishat Khaibulin dari Kazakhstan. Robby tampil dominan dan berhasil mengalahkan lawannya dengan catatan waktu impresif 4,81 detik, memastikan satu tempat di final. Sayangnya, di babak final, Robby melakukan false start saat melawan atlet China, Zhao Yicheng, yang akhirnya meraih medali emas.

Meskipun sedikit kecewa karena kesalahan di final, Antasyafi Robby Al Hilmi tetap bangga dengan pencapaiannya. Atlet berusia 18 tahun ini mengungkapkan rasa senangnya berkompetisi di Sanya, dengan cuaca, orang-orang, dan budayanya yang bersahabat. Ini adalah kompetisi Asian Beach Games pertamanya, dan ia bertekad untuk lebih fokus agar bisa menjadi juara dunia.

Selain Antasyafi Robby Al Hilmi, beberapa atlet panjat tebing Indonesia lainnya juga berjuang keras di Asian Beach Games Sanya 2026. Atlet putra Raharjati Nursamsa terhenti di babak delapan besar, sementara Aditya Tri Syahria dan Ramaski Aswin Kristanto kandas di babak 16 besar. Di sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Puja Lestari, dan Kadek Adi Asih terhenti di delapan besar, sedangkan Amanda Narda Mutia di 16 besar.

Medali perak yang disumbangkan oleh Antasyafi Robby Al Hilmi menempatkan Indonesia pada peringkat ke-17 dalam tabel perolehan medali sementara per 28 April 2026. Ini merupakan satu-satunya medali yang berhasil diraih Indonesia sejauh ini. Tim panjat tebing Indonesia masih akan berlaga di nomor speed estafet pada esok hari, Rabu, yang sekaligus menjadi penampilan terakhir mereka di Asian Beach Games Sanya 2026.

Chef de Mission Tim Indonesia untuk Asian Beach Games Sanya 2026, Krisna Bayu, memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan Robby. Menurut Bayu, Antasyafi Robby Al Hilmi memiliki potensi besar untuk menjadi atlet berprestasi di kancah internasional. Ia menyebut Robby sebagai bukti bahwa generasi muda mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi