Evaluasi Carlos Pena Jelang Persita vs Persik di BRI Super League 2025/2026
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, melakukan evaluasi mendalam usai dua kekalahan beruntun jelang laga krusial kontra Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, tengah fokus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa timnya. Evaluasi ini dilakukan menyusul dua kekalahan beruntun yang dialami Pendekar Cisadane di laga sebelumnya. Persita bersiap menghadapi Persik Kediri dalam pertandingan pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan penting ini akan digelar di Stadion Brawijaya pada Minggu sore, pukul 15.30 WIB. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen. Laga ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat kedua tim memiliki motivasi tinggi untuk bangkit.
Dalam dua laga terakhir, Persita harus mengakui keunggulan dua tim asal Jawa Timur, Persebaya Surabaya dan Arema FC, dengan skor identik 0-1. Hasil ini menjadi perhatian utama bagi Pena dan staf pelatih untuk segera menemukan solusi. Tim telah berlatih keras sepanjang pekan untuk membenahi kekurangan yang ada.
Fokus Evaluasi dan Latihan Keras
Carlos Pena mengungkapkan bahwa timnya telah menjalani sesi latihan intensif selama sepekan penuh. Latihan ini difokuskan untuk meningkatkan aspek-aspek yang menjadi kelemahan dalam dua pertandingan terakhir. Kekalahan dari Persebaya dan Arema FC menjadi cerminan bahwa ada hal yang perlu diperbaiki secara signifikan.
“Kami berlatih dengan keras selama sepekan untuk meningkatkan hal yang harus ditingkatkan dari dua pertandingan terakhir,” kata Pena, seperti dikutip dari laman resmi I.League. Evaluasi ini mencakup lini pertahanan yang kebobolan, serta efektivitas serangan yang belum membuahkan hasil.
Persita dan Persik sama-sama berada dalam tren negatif menjelang pertandingan ini. Jika Persita menelan dua kekalahan beruntun, Persik bahkan belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhirnya. Kondisi ini membuat kedua tim dipastikan akan tampil ngotot demi meraih poin penuh di kandang Persik.
Duel Taktik Pelatih Spanyol
Pertandingan antara Persita dan Persik juga akan menyajikan duel menarik di pinggir lapangan. Kedua tim dipimpin oleh pelatih berkebangsaan Spanyol, Carlos Pena di kubu Persita dan Marcos Reina di kubu Persik. Ini akan menjadi adu strategi antara dua juru taktik yang memiliki filosofi sepak bola berbeda.
Meskipun demikian, Pena menegaskan bahwa fokus utama tetap pada para pemain di lapangan. “Sepak bola adalah tentang para pemain, bukan pelatih. Tentu kami masing-masing memiliki gaya melatih yang berbeda,” ucap Pena, mantan pelatih Persija Jakarta itu.
Pena menambahkan bahwa setiap pelatih akan berusaha memaksimalkan potensi pemain yang dimilikinya. “Marcos (Reina) akan memainkan gaya bermain dengan pemain yang ia miliki. Saya juga harus memaksimalkan kualitas pemain yang kita miliki,” tambahnya. Ini menunjukkan bahwa adaptasi terhadap karakter pemain menjadi kunci strategi.
Misi Kebangkitan Pendekar Cisadane
Bek Persita, Tamirlan Kozubaev, menegaskan pentingnya meraih kemenangan dalam laga tandang ini. Setelah kehilangan poin di dua pertandingan sebelumnya, Pendekar Cisadane bertekad untuk bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen. Kemenangan akan menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi tim.
“Setelah dua kekalahan beruntun kami datang ke sini untuk memperbaiki hasil. Dan ini akan menjadi laga penting bagi kami,” ujar bek asal Kirgistan tersebut. Semangat juang para pemain diharapkan dapat terwujud di lapangan hijau.
Dalam tujuh pertemuan terakhir kedua tim, Persita memiliki rekor yang sedikit lebih unggul dengan tiga kemenangan, sementara Persik meraih dua kemenangan, dan dua laga lainnya berakhir imbang. Pada pertemuan pertama musim ini di Indomilk Arena, Persita berhasil memetik kemenangan telak dengan skor 3-0. Saat ini, Persita berada di peringkat ketujuh dengan 41 poin, sedangkan Persik menempati peringkat ke-12 dengan 30 poin.
Sumber: AntaraNews