Pelatih Persebaya Surabaya, Tavares, secara terang-terangan mempertanyakan sejumlah keputusan wasit yang terjadi selama pertandingan melawan Madura United. Laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Madura United. Tavares menyampaikan keluhannya dalam konferensi pers pasca-pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat malam.
Kekalahan tipis ini menyisakan tanda tanya besar bagi tim berjuluk Bajul Ijo, terutama mengenai insiden krusial di lapangan. Tavares menyoroti dua momen penting yang menurutnya sangat merugikan Persebaya. Salah satunya adalah pelanggaran di area penalti lawan yang tidak diganjar penalti.
Selain itu, proses terjadinya gol kedua Madura United juga menjadi sorotan utama sang pelatih. Ia menilai ada ketidaksesuaian prosedur yang seharusnya tidak terjadi dalam pertandingan sepak bola profesional. Situasi ini memicu kekecewaan mendalam dari pihak Persebaya.
Advertisement
Advertisement
Dalam konferensi pers, Tavares secara spesifik menyoroti insiden yang melibatkan pemain Persebaya, Bruno Paraiba, di dalam kotak penalti lawan. Menurutnya, momen krusial tersebut seharusnya berujung pada pemberian tendangan penalti untuk timnya. Namun, keputusan wasit di lapangan tidak mengindahkan klaim tersebut, sehingga tidak ada hadiah penalti yang diberikan.
Kekecewaan Tavares semakin memuncak karena tidak adanya intervensi dari Video Assistant Referee (VAR) dalam situasi tersebut. Ia merasa bahwa teknologi VAR seharusnya dapat mengoreksi keputusan wasit yang dinilai keliru. "Saya tidak mengerti kenapa VAR tidak menunjukkan itu," ucap Tavares dengan nada heran.
Pelatih asal Portugal ini menegaskan bahwa ketidaktegasan dalam penggunaan sistem VAR sangat merugikan timnya. Ia berpendapat, jika VAR berfungsi sebagaimana mestinya, hasil pertandingan bisa saja berbeda. Momen ini menjadi salah satu faktor utama yang dipertanyakan terkait **Keputusan Wasit Persebaya**.
Advertisement
Advertisement
Selain insiden penalti, Tavares juga melayangkan protes keras terhadap proses terjadinya gol kedua Madura United. Ia menilai gol tersebut tidak sah karena melibatkan pemain lawan yang masuk ke lapangan tanpa izin resmi dari wasit pertandingan. Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai kepatuhan terhadap regulasi permainan.
Tavares menjelaskan bahwa pada momen krusial tersebut, timnya sedang menguasai bola dan membangun serangan. Namun, secara tiba-tiba seorang pemain lawan yang baru masuk ke lapangan langsung merebut bola. Kondisi ini kemudian berujung pada terciptanya gol kedua bagi Madura United, yang sangat disayangkan oleh Persebaya.
Menurutnya, pemain pengganti tidak seharusnya diperbolehkan masuk ke area permainan sebelum mendapatkan sinyal yang jelas dari perangkat pertandingan. "Dalam situasi itu, pemain datang dari luar tanpa kami melihat ada izin dari wasit, lalu mengambil bola dan mencetak gol," ungkap Tavares, menyoroti pelanggaran prosedur yang terjadi.
Advertisement
Kejadian seperti ini, kata Tavares, merupakan salah satu faktor penting yang secara langsung mempengaruhi hasil akhir pertandingan. Ia menekankan bahwa situasi semacam ini tidak boleh terjadi, terutama saat timnya sedang dalam posisi menguasai bola dan berpotensi mencetak angka. **Keputusan Wasit Persebaya** dalam mengizinkan gol ini menjadi perdebatan.
Advertisement
Meskipun merasa sangat kecewa dengan sejumlah keputusan yang terjadi di lapangan, Tavares menegaskan bahwa timnya tetap menerima hasil pertandingan dengan lapang dada. Ia mengakui bahwa kekalahan adalah bagian dari dinamika sepak bola. Namun, kekecewaan terhadap **Keputusan Wasit Persebaya** tetap tidak dapat dihindari.
Tavares juga menyatakan bahwa pihaknya tidak akan membawa persoalan ini ke ranah laporan resmi kepada federasi. Ia menilai langkah tersebut tidak akan mengubah hasil yang sudah terjadi. "Untuk apa dilaporkan. Pertandingan sudah selesai," ujarnya, menunjukkan sikap pragmatis.
Fokus utama Persebaya saat ini adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim dan memperbaiki kekurangan yang ada. Tavares menekankan pentingnya menatap pertandingan berikutnya dengan optimisme. "Sekarang kami harus fokus ke pertandingan selanjutnya dan mencoba lebih baik," pungkasnya, mengakhiri perdebatan mengenai keputusan wasit.
Advertisement
Sumber: AntaraNews