Timnas Hoki Putri Indonesia Incar Perunggu Kualifikasi Asian Games 2026
Timnas Hoki Putri Indonesia bertekad meraih peringkat ketiga dalam babak kualifikasi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya setelah langkah mereka terhenti di semifinal, membidik perunggu sebagai hasil terbaik.
Timnas Hoki Putri Indonesia kini mengarahkan fokusnya untuk merebut peringkat ketiga dalam babak kualifikasi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Target ini ditetapkan setelah skuad Merah Putih gagal melaju ke partai puncak kompetisi. Pertandingan perebutan medali perunggu akan menjadi ajang pembuktian semangat tim.
Pelatih timnas hoki lapangan putri Indonesia, Dhaarma Raj, menyatakan bahwa perunggu tetap merupakan hasil yang bagus. Pencapaian ini akan menjadi peningkatan signifikan dari posisi kelima pada kualifikasi Asian Games sebelumnya. Laga penentuan akan digelar di Lapangan Hoki Gelora Bung Karno, Jakarta.
Indonesia harus mengakui keunggulan Taiwan dengan skor tipis 2-3 pada semifinal yang berlangsung Selasa malam. Kekalahan ini menghentikan ambisi final, namun tiket ke putaran final Asian Games 2026 sudah aman di tangan. Tim kini bersiap menghadapi Singapura dalam laga perebutan tempat ketiga.
Evaluasi Mental Tim Usai Semifinal Dramatis
Dalam pertandingan semifinal yang ketat, Timnas Hoki Putri Indonesia sempat dua kali memimpin atas Taiwan. Gol pembuka dicetak oleh Innes Aditya pada menit ke-14, memberikan keunggulan 1-0 bagi Indonesia. Namun, Taiwan berhasil menyamakan kedudukan melalui Yi-Chin Zhu di menit ke-19.
Indonesia kembali unggul 2-1 di kuarter ketiga melalui penalti corner Salma Maulani pada menit ke-34. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak dapat dipertahankan hingga akhir pertandingan. Taiwan berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 berkat dua gol dari Ya-Han Lai, termasuk gol penentu dari penalti corner.
Pelatih Dhaarma Raj secara khusus menyoroti aspek mental timnya yang dinilai kurang kuat. "Mereka ini enggak punya kekuatan mungkin dari segi mental, karena kita sudah dua kali mendahului," kata Dhaarma. Ia menambahkan bahwa gol-gol yang diberikan kepada Taiwan adalah "gol gift", menunjukkan kurangnya fokus di momen krusial.
Dhaarma melihat kekalahan ini sebagai pelajaran berharga untuk masa depan Timnas Hoki Putri Indonesia. Pengalaman kehilangan keunggulan dua kali menjadi evaluasi penting. Tim pelatih akan bekerja keras untuk memperkuat mental bertanding para pemain.
Fokus Penuh Hadapi Singapura di Perebutan Perunggu
Timnas Hoki Putri Indonesia akan kembali bertemu dengan Singapura dalam perebutan tempat ketiga. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu pukul 17.30 WIB di Lapangan Hoki Gelora Bung Karno. Sebelumnya, Indonesia berhasil mengalahkan Singapura dengan skor 2-0 pada laga terakhir Pool B.
Kapten Timnas Hoki Putri Indonesia, Nisa Indira, menegaskan komitmen timnya untuk berjuang maksimal. Ia memotivasi rekan-rekannya agar tidak menyesali hasil yang sudah berlalu. Nisa menekankan pentingnya memanfaatkan setiap kesempatan yang ada di depan mata.
"Selagi dan pasti memberikan kesempatan, mari kita berikan kesempatan itu," ujar Nisa Indira. Ia mengakui bahwa pertandingan melawan Singapura tidak akan mudah. Namun, tim tidak ingin merasakan kekecewaan seperti yang dialami di semifinal.
Sementara itu, partai final kualifikasi Asian Games 2026 akan mempertemukan Bangladesh melawan Taiwan. Laga ini dijadwalkan pada pukul 20.00 WIB di hari yang sama. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 5-5 di Pool A, menjanjikan pertandingan yang menarik.
Sumber: AntaraNews